the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Tambang Emas Ilegal Sausu Torono Kembali Marak, Petani Resah Sungai Tercemar Lumpur

the OPINIbythe OPINI
12 Oktober 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
12 Oktober 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Tambang Emas Ilegal Sausu Torono Kembali Marak, Petani Resah Sungai Tercemar Lumpur

Aktivita tambang emas ilegal di Desa Sausu Torono yang meresahkan petani. (Foto: IST)

Baca Juga

Diduga Curi Motor dan HP Teman saat Tertidur, Pria di Palu Ditangkap Polisi

Pemprov Sulteng Andalkan Inovasi SEHATI dan Pemberdayaan Petani Miskin di IGA 2026

Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

PARIMO, theopini.id – Aktivitas tambang emas ilegal di Desa Sausu Torono, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, dilaporkan kembali marak.

Dampak aktivitas ini, dirasakan langsung oleh petani di wilayah hilir, Desa Sausu Peore, yang mengeluhkan pencemaran sungai akibat lumpur tambang.

Baca Juga: Tambang Emas Ilegal Dekat Permukiman, H Suardi Desak APH dan Pemda Bertindak Tegas

Keluhan utama para petani adalah kekhawatiran menurunnya hasil produksi padi, mengingat sungai tersebut merupakan satu-satunya sumber air untuk mengairi sawah.

Seorang petani Desa Sausu Peore, berinisial TR mengungkapkan keresahannya. Menurut dia, sejak tambang emas ilegal beroperasi di Desa Sausu Torono, petani di Sausu Peore tidak bisa lagi merasa tenang.

“Tidak pernah ditindaklanjuti, kami yang ada di hilir ini terdampak sekali karena tambang di atas,” kata TR.

Ia menyebut persoalan pencemaran air telah disampaikan kepada aparat Desa Sausu Peore agar diteruskan ke Pemerintah Desa Sausu Torono, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

TR bahkan menduga adanya keterlibatan aparat desa, baik dari Sausu Peore maupun Sausu Torono, yang menyebabkan aktivitas tersebut tidak ditindak.

“Sausu Peore ini, ratusan hektar lahan sawahnya semua bergantung dari air sungai itu. Jadi kami harap ini bisa ditindak,” ujarnya.

Ia pun mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) untuk segera menindak tegas para pelaku emas ilegel tersebut.

Kepala Desa Kewalahan, Instruksi Bupati Diabaikan

Di sisi lain, Kepala Desa Sausu Torono, Saat Wijaya, membenarkan adanya aktivitas tambang emas ilegal di wilayahnya.

Saat mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk menghentikan para penambang, namun tidak diindahkan.

“Saya sudah sampaikan surat instruksi Bupati Parimo agar mereka berhenti, tapi tidak juga berhenti. Malah lanjut terus,” ungkapnya.

Ia membenarkan, tambang emas ilegal tersebut dikelola oleh warga setempat berinisial CK. Lokasinya berada di atas lahan perkebunan yang tidak jauh dari bekas lokasi tambang emas ilegal sebelumnya.

“Kami bingung juga mau bagaimana. Yang bekas galian para penambang sebelumnya juga tidak ditutup, ditinggalkan begitu saja. Sekarang mereka menambang lagi di atasnya,” keluhnya.

Yang lebih parah, Saat Wijaya mengkhawatirkan informasi yang diperoleh Pemerintah Desa Sausu Torono, bahwa aktivitas penambangan dilakukan di kawasan hutan.

“Makanya saya khawatir sekali, jadi apa hutan di atas sana,” imbuhnya.

Ia berharap penindakan aktivitas tambang emas ilegal ini, dapat melibatkan aparat penegak hukum, sebab Pemerintah Desa tidak mampu bergerak sendiri.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Sausu Torono Picu Aksi Penolakan Warga

“Tidak bisa kami melakukan sendiri, harus ada dukungan aparat penegak hukum, sehingga dapat benar-benar menghentikan mereka dan memberikan efek jera,” tukasnya.

Sementara itu, terduga penambang berinisial CK, yang dikonfirmasi via WhatsApp oleh awak media hingga berita ini ditayangkan, belum memberikan tanggapan.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DesaSausuTorono#KecamatanSausu#parigimoutong#Sulteng#tambangilegal
Previous Post

Perlindungan Sosial Atlet Otomotif, IMI Sulteng Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Next Post

Polisi Pastikan Investigasi Menyeluruh Usai Kebakaran Menara Scrubber PT SLNC

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

3 November 2026
Buka UKW PWI Parimo, Erwin Burase Tekankan Profesionalisme dan Integritas Wartawan

Buka UKW PWI Parimo, Erwin Burase Tekankan Profesionalisme dan Integritas Wartawan

3 November 2026
Kapolda Sulteng dan Pengadilan Tinggi Perkuat Koordinasi Penegakan Hukum

Kapolda Sulteng dan Pengadilan Tinggi Perkuat Koordinasi Penegakan Hukum

2 November 2026
HUT ke-62 Ampibabo, Bupati Erwin Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Pembangunan

HUT ke-62 Ampibabo, Bupati Erwin Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Pembangunan

2 November 2026
Makassar Sunday Market 2026 Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Ekonomi Kreatif

Makassar Sunday Market 2026 Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Ekonomi Kreatif

1 November 2026
519 Lembaga PAUD Terakreditasi, Pemda Parimo Alokasikan Rp1,02 Miliar untuk APE

519 Lembaga PAUD Terakreditasi, Pemda Parimo Alokasikan Rp1,02 Miliar untuk APE

1 November 2026

ARTIKEL TERKINI

Diduga Curi Motor dan HP Teman saat Tertidur, Pria di Palu Ditangkap Polisi

Diduga Curi Motor dan HP Teman saat Tertidur, Pria di Palu Ditangkap Polisi

3 November 2026
Pemprov Sulteng Andalkan Inovasi SEHATI dan Pemberdayaan Petani Miskin di IGA 2026

Pemprov Sulteng Andalkan Inovasi SEHATI dan Pemberdayaan Petani Miskin di IGA 2026

3 November 2026
Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

3 November 2026
Kebakaran Gambut di Bolano Lambunu, BPBD Parimo Ingatkan Ancaman Titik Api

Kebakaran Gambut di Bolano Lambunu, BPBD Parimo Ingatkan Ancaman Titik Api

3 November 2026
Pemprov Sulteng Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Mata

Pemprov Sulteng Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Mata

3 November 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Ekspose di BKN RI, Anwar Hafid Dorong Manajemen Talenta ASN Berbasis Kinerja

Ekspose di BKN RI, Anwar Hafid Dorong Manajemen Talenta ASN Berbasis Kinerja

28 Oktober 2026
Pemprov Sulteng Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Mata

Pemprov Sulteng Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Mata

3 November 2026
Ditressiber Polda Sulteng Ungkap Dugaan Judi Togel di Sigi, Sita HP hingga Buku Rekapan

Ditressiber Polda Sulteng Ungkap Dugaan Judi Togel di Sigi, Sita HP hingga Buku Rekapan

28 Oktober 2026
Bappelitbangda Parimo Dorong Penguatan UMKM dan Promosi Produk Lokal

Bappelitbangda Parimo Dorong Penguatan UMKM dan Promosi Produk Lokal

28 Oktober 2026
Lewat PIJAR, Hestiwati Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD

Lewat PIJAR, Hestiwati Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD

31 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d