Percepatan Penurunan Stunting di Sigi Fokus pada Akurasi Data dan Kolaborasi

SIGI, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi, Sulawesi Tengah menegaskan, akurasi data dan penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam percepatan penurunan Stunting.

“Seluruh kepala desa, kepala puskesmas, serta tim percepatan penurunan stunting harus bekerja berbasis data agar program yang dijalankan lebih efektif dan efisien,” tegas Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Yansen Pongi, saat membuka secara resmi kegiatan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Penurunan Stunting (Tim Gemas) di Aula Kantor Camat Marawola, Kamis, 20 November 2025.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Daerah mewujudkan Sigi Emas, dengan memastikan setiap kecamatan memiliki strategi penanganan stunting yang jelas serta indikator pencapaian yang terukur.

Baca Juga: Pemda Parimo Perkuat Posyandu untuk Percepatan Penurunan Stunting

Inovasi Tim Gemas, diposisikan sebagai instrumen konkret dalam memantau kinerja lapangan secara sistematis.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi menekankan, inovasi Tim Gemas membantu pemerintah daerah melakukan penanganan secara lebih terukur dan akuntabel.

Ia menilai kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk mencapai target Sigi bebas Stunting.

Ia berharap, sinergi yang telah terbangun semakin diperkuat, sehingga percepatan penurunan Stunting dapat tercapai sesuai target dan membawa Kabupaten Sigi menuju Sigi Emas yang sehat dan bebas Stunting.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar