Wagub Reny Soroti Pentingnya Pembinaan Jangka Panjang untuk Atlet Anggar Sulteng

PALU, theopini.id Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido menegaskan, pembinaan jangka panjang bagi atlet anggar harus menjadi prioritas daerah.

Hal itu, diungkapkan setelah suksesnya penyelenggaraan Kejurnas Anggar 2025, dan raihan emas perdana untuk Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Bupati Erwin: Porkab Jadi Ajang Seleksi Atlet Parimo Menuju Porprov 2026

“Kejurnas ini, bukan sekadar kompetisi, tetapi ajang membangun silaturahmi dan menguji kemampuan atlet. Saya bangga kepada atlet-atlet Sulawesi Tengah yang telah mempersembahkan emas pertama untuk daerah kita, ‘Berani Emas’,” ujar Wagub Reny saat menutup Kejurnas Anggar 2025 di Gedung Olahraga Gelora Bumi Kaktus Andi Raga Pettalolo (GBK) Palu, Jum’at, 21 November 2025.

Wagub Reny menekankan, keberhasilan atlet anggar harus menjadi momentum memperkuat sistem pembinaan atlet.

Ia menyebut, olahraga anggar di Sulawesi Tengah masih berada pada fase perintisan, sehingga dibutuhkan strategi yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan untuk meningkatkan prestasi.

“Pembinaan atlet adalah investasi jangka panjang. Pemerintah Provinsi berkomitmen memperkuat dukungan, mulai dari sarana latihan hingga penguatan kompetisi berjenjang,” tegasnya.

Selain menyoroti pembinaan atlet, ia juga mengapresiasi kerja panitia, wasit, dan juri yang memastikan seluruh rangkaian pertandingan selama tujuh hari berjalan lancar tanpa kendala.

Menurutnya, keberhasilan teknis dan tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa Sulawesi Tengah mampu menjadi tuan rumah yang profesional dan layak untuk event nasional.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah, Nuzul Rahmat R., SH., MH menyampaikan, Kejurnas Anggar 2025 diikuti 16 provinsi dan berlangsung dengan sukses berkat dukungan berbagai pihak.

Ia menegaskan, kelancaran penyelenggaraan menjadi catatan positif bagi Sulteng sebagai tuan rumah baru cabang olahraga anggar.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Dorong KONI Lahirkan Atlet Berprestasi Harumkan Nama Daerah

Pada gelaran tahun ini, Provinsi Banten keluar sebagai juara umum dengan total 22 poin (11 emas, 3 perak, 8 perunggu).

Sementara Sulawesi Tengah menempati posisi kelima dengan 10 poin melalui raihan 1 emas, 3 perak, dan 6 perunggu, prestasi terbaik sejak daerah ini mulai mengembangkan anggar.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar