PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng), mulai mendorong Palu menjadi hub konektivitas internasional di kawasan Indonesia Timur.
Upaya ini, mengemuka dalam audiensi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama PT Indonesia China Economic Cooperation Chamber (ICECC) yang dipimpin Zhang Zhixiang di kediamannya, Senin, 25 November 2025.
Baca Juga: Bandara Mutiara Palu Resmi Jadi Internasional, Sulteng Buka Pintu Wisata dan Investasi Dunia
“Kami melihat Palu punya peluang besar menjadi pintu masuk internasional, terutama karena dekat dengan kawasan industri Morowali dan sekitarnya,” ujar Zhang.
Dalam pertemuan tersebut, ICECC memaparkan rencana pengembangan konektivitas udara antara sejumlah kota di Tiongkok dengan Palu melalui Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.
Menurut Zhang, kebutuhan mobilitas industri yang terus tumbuh, terutama di sektor hilirisasi, menjadikan rute penerbangan langsung sebagai kebutuhan strategis.
“Kondisinya sudah sangat kondusif untuk membuka kembali pembahasan penerbangan langsung. Kami siap membantu mengenalkan potensi Sulawesi Tengah ke investor melalui jaringan kami di Shanghai,” tambahnya.
Ia menegaskan, keberhasilan rencana ini membutuhkan kesiapan infrastruktur serta kerja sama erat antara pemerintah daerah dan pelaku industri.
Zhang berharap komunikasi yang sudah terbangun semakin diperkuat untuk memastikan proses penjajakan berjalan lancar.
Sementara itu, Gubernur Anwar Hafid menyambut rencana ini, dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mengakselerasi persiapan teknis, termasuk memastikan bandara mampu memenuhi pelayanan internasional.
“Sejumlah maskapai dari Tiongkok sudah menunjukkan minat. Kami terbuka untuk kemitraan strategis yang bisa mempercepat pembangunan daerah,” kata dia.
Baca Juga: Bandara Mutiara SIS Aljufri Dikebut Penuhi Syarat Embarkasi Haji
Ia menyatakan, pembukaan rute internasional bukan hanya memperkuat sektor industri, tetapi juga memberi efek berantai pada pariwisata, jasa, dan mobilitas logistik di Sulawesi Tengah. Anwar optimistis Palu dapat berkembang menjadi pusat perjalanan internasional baru di kawasan timur.
Anwar Hafid menegaskan, komitmen Sulawesi Tengah menjadi daerah ramah investasi dan terbuka bagi setiap upaya yang membawa manfaat bagi pembangunan ekonomi daerah.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar