the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ragam

Tragedi Longsor di PETI Moutong, Berikut Kronologinya

the OPINIbythe OPINI
29 Desember 2025
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
29 Desember 2025
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
Rentetan Longsor Tambang Parimo, Alarm Ekologis yang Terus Diabaikan

Proses evakuasi korban yang tertimbun longsor di PETI Nasalane, Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parimo. (Foto: IST)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PARIMO, theopini.id – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Gunung Nasalane, Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, berujung tragedi longsor yang menewaskan dua penambang dan melukai satu lainnya.

Kronologi Kejadian
Data yang dihimpun theopini.id, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WITA, Minggu, 28 Desember 2025. Saksi bernama Yayan, operator excavator, bersama tiga pekerja lainnya tengah menggali material pertambangan di lokasi PETI milik Na’a (56) menggunakan satu unit alat berat.

Baca Juga: PETI Moutong Menelan Korban Jiwa, Longsor Tewaskan Dua Penambang

Tak lama kemudian, delapan penambang manual turun ke lubang untuk menggali material menggunakan linggis. Kondisi tanah yang tidak memiliki struktur pengikat membuat lapisan di atas lubang tidak stabil. Dalam hitungan menit, longsor terjadi dan menimbun para penambang.

Lima orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua di antaranya meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat. Korban luka kini dirawat di Puskesmas Moutong.

Identitas Korban
Korban meninggal dunia:

  1. Edi Muhamad (50), warga Desa Oli Mohulo, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
  2. Syahril (32), warga Dusun II Boloung, Desa Boloung Olonggata, Kecamatan Moutong, berprofesi sebagai petani.

Korban luka berat:

  • Abdul Karim (36), warga asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, mengalami patah tulang pada kaki.

Korban selamat (versi resmi Polres Parimo):

  • Faidat (25), warga Desa Boloung, Kecamatan Moutong, berhasil menyelamatkan diri dengan berlindung di tebing saat longsor terjadi.

Berdasarkan penelusuran, lokasi PETI tersebut berada di bawah pemodal berinisial DG AR, yang telah lama beroperasi di Desa Lobu.

Keterangan Resmi Polres Parimo
Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, membenarkan terjadinya tragedi longsor di lokasi PETI Nasalane.

Peristiwa tersebut, mengakibatkan dua orang penambang meninggal dunia, sementara dua lainnya berhasil selamat.

Kronologi Versi Polres Parimo
Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, korban sempat berpamitan untuk mengambil pasir yang akan didulang tak jauh dari lokasi saksi berada. Namun, tak lama berselang, tebing setinggi sekitar 10 meter tiba-tiba longsor dan menimbun korban.

“Korban baru berjalan sekitar 10 meter dari saksi, ketika tebing di atasnya tiba-tiba longsor dan menimbun korban. Korban tidak sempat menyelamatkan diri,” ujar AKBP Hendrawan, dalam keterangan resminya, Minggu malam.

Upaya pencarian awal dilakukan oleh rekan-rekan korban. Sekitar pukul 10.00 WITA, korban pertama, Edi Muhamad, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi ke Desa Lobu, sebelum dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Boalemo menggunakan ambulans.

TNI-Polri bersama warga sekitar kemudian melanjutkan pencarian, dan berhasil menemukan korban kedua, Syahril, sekitar pukul 15.00 WITA. Jenazah korban, kini telah berada di rumah duka.

Kapolres Hendrawan menegaskan, sejak dilakukan penertiban oleh aparat kepolisian, tidak ada lagi aktivitas pertambangan menggunakan alat berat di lokasi bekas PETI tersebut.

Baca Juga: Penambang di Parimo Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas Ilegal

“Aktivitas yang dilakukan di lokasi hanya berupa penambangan manual menggunakan dulang,” tegasnya.

Situasi Terkini
Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih bersiaga di lokasi dan akan melanjutkan pencarian, apabila kondisi cuaca memungkinkan.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AKBPHendrawanAgustianNugraha#DesaLobu#KabupatenBoalemo#KecamatanMoutong#parigimoutong#PolresParimo#ProvinsiGorontalo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Tutup Tahun 2025, Korpri Banggai Perkuat Kebersamaan Lewat Lari dan Festival

Next Post

Tabrakan Tunggal di Jalan Trans Sulawesi, Satu Pengemudi Tak Tertolong

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Hilang Kontak Saat Melaut, Tiga Nelayan di Bangkep Ditemukan Selamat

Hilang Kontak Saat Melaut, Tiga Nelayan di Bangkep Ditemukan Selamat

15 Oktober 2026
Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

14 Oktober 2026
Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

13 Oktober 2026
Kualitas Udara Parimo Diprediksi Sedang, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Polutan

Kualitas Udara Parimo Diprediksi Sedang, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Polutan

13 Oktober 2026
Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

12 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Sulteng Wujudkan Pembangunan Rendah Karbon Lewat Peta Jalan Proklim

Sulteng Wujudkan Pembangunan Rendah Karbon Lewat Peta Jalan Proklim

12 Oktober 2026
Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

12 Oktober 2026
Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

12 Oktober 2026
Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

11 Oktober 2026
Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

13 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d