FPK Parimo Sunat Massal 115 Anak Kurang Mampu, Sasar Warga dari Sausu hingga Sidoan

PARIMO, theopini.id Forum Pemuda Kaili (FPK) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menggelar kegiatan sunat massal bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Kegiatan sosial tersebut, dilaksanakan di Gedung Indoor Kantor Bupati Parimo, Minggu, 11 Januari 2025.

Sunat massal ini ditangani langsung oleh tenaga medis dari Rumah Sehat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Parimo, sebagai bentuk kolaborasi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Baca Juga: Anggota DPRD Parimo Gagas Sunat Massal Gratis Sambut HUT ke-80 RI

Ketua PD FPK Parimo, Arifin L. Lamalindu menyampaikan, kegiatan sunat massal tersebut merupakan agenda organisasi yang sempat tertunda beberapa kali akibat sejumlah kendala teknis dan kondisi tertentu.

“Alhamdulillah, agenda ini akhirnya bisa terlaksana dengan baik. Sebelumnya memang kami rencanakan pada akhir tahun lalu, namun sempat mengalami penundaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sunat massal ini sejatinya dijadwalkan berlangsung pada November 2025. Namun keterbatasan tenaga medis serta aktivitas perkantoran menjadi faktor utama pengunduran jadwal pelaksanaan.

Dalam kegiatan kali ini, tercatat sebanyak 115 anak dari keluarga tidak mampu mengikuti sunat massal. Para peserta berasal dari sejumlah kecamatan di wilayah Parimo.

“Peserta berasal dari Kecamatan Sausu hingga Sidoan. Sasaran utama kami memang anak-anak dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.

Arifin menegaskan, terlaksananya kegiatan tersebut tidak lepas dari kerja sama solid pengurus FPK Parimo serta dukungan pemerintah daerah, baik dari pimpinan daerah hingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Ke depan, FPK Parimo bersama Rumah Sehat Baznas berencana kembali menggelar kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar.

“Selain sunat massal, kami juga merencanakan agenda lanjutan seperti penyaluran sedekah dan pembinaan bagi para mualaf. Ini akan menjadi kolaborasi yang baik,” katanya.

Baca Juga: Kapolsek Lore Utara Pimpin Sunatan Massal dan Pembagian Sembako di Dongi-dongi

Ia berharap, FPK Parimo dapat terus menjadi pelopor gerakan pemuda daerah yang aktif berkontribusi bagi masyarakat.

“FPK harus menjadi pelopor agar generasi daerah tidak terus berdiam diri dan tidak hanya menjadi tamu di wilayahnya sendiri,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar