Rekrutmen SIPSS 2026, Polda Sulteng Pastikan Seleksi Bersih dan Transparan

PALU, theopini.id Polda Sulawesi Tengah menegaskan komitmen Polri, dalam menjaga integritas rekrutmen Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026.

Seluruh tahapan seleksi dipastikan berlangsung objektif, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar.

“Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan berpedoman pada prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujar Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Djoko Wienartono di Kota Palu, Jum’at, 16 Januari 2026.

Baca Juga: Polda Sulteng Kembali Buka Rekrutmen SIPSS 2023, Berikut Syaratnya

Rekrutmen SIPSS, dibuka untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri melalui penguatan personel berbasis keahlian akademik.

Jalur ini, diperuntukkan bagi lulusan sarjana yang akan dididik menjadi Perwira Pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).

“Melalui SIPSS, Polri merekrut sarjana yang dibutuhkan dalam profesi kepolisian agar memiliki pengetahuan, keterampilan, kemampuan, ketangguhan, serta sikap dan perilaku terpuji dalam menjalankan tugas secara profesional,” jelasnya.

Jumlah peserta didik SIPSS Tahun Anggaran 2026, ditetapkan sebanyak 175 orang se-Indonesia sesuai DIPA Polri. Pendidikan pembentukan akan dilaksanakan di Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.

“Pendaftaran dan seluruh tahapan seleksi diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah oleh Panitia Daerah (Panda) di masing-masing Polda hingga tingkat pusat oleh Panitia Pusat (Panpus) di Akademi Kepolisian Semarang,” tambahnya.

Tahapan seleksi meliputi pendaftaran online, pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, tes pengetahuan, uji jasmani, hingga sidang kelulusan akhir.

Untuk tingkat Panda Polda Sulawesi Tengah, jadwal dimulai pada 15 Januari 2026 dengan pendaftaran online dan verifikasi, berlanjut hingga sidang kelulusan akhir pada 10 Februari 2026.

Kabidhumas Djoko Wienartono juga merinci persyaratan usia: maksimal 40 tahun untuk dokter spesialis, maksimal 30 tahun untuk lulusan S-2 dan S-2 profesi, serta maksimal 26 tahun untuk lulusan S-1 dan D-IV.

“Polri juga membuka kesempatan bagi berbagai program studi strategis, termasuk untuk penugasan khusus di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku Utara, NTT, hingga Kalimantan Utara,” ungkapnya.

Baca Juga: Polda Sulteng Terapkan Arsip Digital Dokumen Kendaraan Bermotor

Ia mengimbau para lulusan sarjana yang memenuhi syarat, agar tidak ragu mengikuti seleksi. Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi https://penerimaan.polri.go.id.

“Kami mengajak putra-putri terbaik bangsa untuk mempersiapkan diri dan mengikuti proses seleksi secara sungguh-sungguh. Seluruh tahapan dilaksanakan secara transparan tanpa dipungut biaya,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar