Antisipasi Lonjakan Harga, Polres Banggai Sidak Pasar Simpong Luwuk

BANGGAI, theopini.id — Menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri, Polres Banggai, Sulawesi Tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan mutu bahan pokok di Pasar Simpong, Luwuk, Kamis, 5 Februari 2026.

Sidak bersama instansi terkait ini, untuk mengantisipasi lonjakan harga serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Baca Juga: Jelang Ramadan, TPID dan Satgas Pangan Sulteng Sidak Pasar

“Sidak ini dilakukan untuk mengetahui dan menjaga stabilitas harga menjelang Ramadhan maupun saat Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Banggai, IPTU Bagas T. Sanjay, dalam keterangan resminya, Jum’at, 6 Februari 2026.

BACA JUGA:  Bongkar Gapura Tapal Batas, Pemda Poso Sampaikan Permohonan Maaf

Ia menjelaskan, pengawasan difokuskan pada harga bahan pokok, keamanan, serta mutu pangan yang beredar di pasar.

Langkah tersebut, dilakukan sebagai upaya perlindungan terhadap konsumen dan produsen agar transaksi berjalan sesuai ketentuan.

“Kegiatan ini menjamin keamanan dan mutu pangan, serta melindungi produsen dan konsumen agar memperoleh harga yang sesuai dengan aturan,” katanya.

Menurut IPTU Bagas, pelaksanaan sidak tersebut merujuk pada surat Pemerintah Daerah Banggai Nomor 500/195/Bag.Ekon serta surat dari Badan Pangan Nasional Nomor 361/TS.02.02/A/02/2026.

“Pengawasan ini penting untuk menjaga pasokan barang dan mencegah peredaran produk kedaluwarsa yang dapat berdampak pada kestabilan harga pasar,” jelasnya.

BACA JUGA:  KPK RI Dorong Peran Tokoh Agama di Sulteng Berantas Korupsi

Baca Juga: Pastikan Harga Pangan Terkendali, Polda Sulteng Gencar Sidak Pasar

Polres Banggai, lanjut dia, akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi kenaikan harga yang tidak wajar serta mencegah praktik penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dengan pengawasan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar