PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menegaskan, pentingnya penguatan integritas dan kesadaran moral aparatur sebagai fondasi peningkatan kinerja birokrasi, saat membuka kegiatan Retret Aparatur Sipil Negara (ASN) Nasrani, Selasa, 10 Februari 2026.
“Kalau di rumah ibadah saja seorang pemimpin tidak memiliki kesadaran, maka di tempat lain akan lebih sulit. Kesadaran teologis adalah fondasi utama yang akan melahirkan kesadaran sosial dan ilmiah, serta berdampak langsung pada kualitas kinerja,” ujar Anwar Hafid dalam sambutannya.
Baca Juga: Retret Kepala Daerah 2025: Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan
Ia menekankan, retret bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan metode refleksi kepemimpinan yang relevan dalam manajemen modern.
Menurutnya, konsep retret juga dikenal dalam tradisi militer sebagai sarana evaluasi dan penyusunan strategi sebelum kembali melangkah maju.
“Retret bukan hal baru. Dalam sejarah militer, retret dilakukan ketika pasukan perlu menenangkan diri, mengevaluasi, lalu kembali maju dengan strategi yang lebih matang. Prinsip ini sangat relevan dalam kepemimpinan dan pemerintahan,” jelasnya.
Anwar Hafid menilai, pelaksanaan retret di rumah ibadah memiliki nilai strategis karena menjadi ruang paling tepat untuk membangun kesadaran batin ASN.
Kesadaran tersebut, kata dia, akan mendorong aparatur bekerja bukan karena pengawasan semata, melainkan karena tanggung jawab moral.
“Kita ingin ASN bekerja dengan kesadaran bahwa Tuhan selalu menyertai setiap tugas dan keputusan. Dari sanalah integritas tumbuh,” katanya.
Gubernur Anwar Hafid juga menyampaikan, kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sejauh ini telah menunjukkan hasil positif. Namun, ia menargetkan capaian yang lebih tinggi melalui pembenahan karakter dan mental aparatur.
Baca Juga: Retret Kadis di Masjid, Anwar Hafid Tekankan Integritas dan Efisiensi Birokrasi
“Kinerja kita sudah baik, tetapi kita tidak ingin berhenti di situ. Kita ingin kinerja yang luar biasa, dan itu hanya bisa dicapai jika iman dan integritas benar-benar hidup dalam diri setiap ASN,” tambahnya.
Kegiatan retret lanjutan ini, dilaksanakan di Gereja GPID Jemaat Pniel, Jalan Cik Ditiro, Palu, dan diikuti lebih dari 800 peserta yang terdiri dari pejabat Eselon II, III, IV, serta PNS dan PPPK Nasrani di lingkungan Pemprov Sulawesi Tengah.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar