Pengadaan DAK Dispusarda Parimo Diperiksa BPK, Rak Buku Dievaluasi Internal

PARIMO, theopini.id Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulawesi Tengah melakukan pemeriksaan terhadap pengadaan bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian spesifikasi, volume, serta kelengkapan barang dengan kontrak untuk menunjang operasional gedung perpustakaan baru.

“Sementara ini masih diidentifikasi secara utuh, dipastikan sesuai dengan pesanan, kontrak, dan spesifikasinya,” ujar Kepala Dispusarda Parimo, Syamsu Nadjamudin, Jum’at 20 Februari 2026.

Ia menjelaskan, pemeriksaan mencakup tiga kelompok pengadaan, yakni Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Sarana dan Prasarana (Sarpras), serta koleksi buku perpustakaan dengan total anggaran sekitar Rp1 miliar.

BACA JUGA:  Cabor Taekwondo Sumbang Medali Emas Ketiga untuk Parimo   

Untuk item Sarpras, antara lain meliputi AC, sound system, panel informasi, meja komputer, meja baca perorangan, lemari khusus, lemari penitipan, lemari katalog, termasuk 15 unit rak buku.

Sementara pengadaan koleksi buku mencakup 719 judul atau sekitar 1.500 eksemplar. Penyedianya diketahui berasal dari Kabupaten Gowa.

“Buku bisa apa saja sepanjang mampu mengakomodir pembaca dewasa, anak-anak, dan remaja. Dan itu sudah terpenuhi,” jelas Syamsu.

Di luar proses pemeriksaan, Syamsu juga mengungkapkan adanya evaluasi internal terhadap rak buku yang baru tiba.

Dari sisi estetika dan kualitas, rak tersebut dinilai belum sepenuhnya selaras dengan konsep gedung perpustakaan yang baru dibangun.

“Rak yang baru datang ini, dari segi estetika dan kualitas, tidak selaras dengan gedung baru. Bahkan secara tampilan, rak lama justru terlihat lebih baik,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Perkuat Pengawalan Pemilu 2024, Polda Sulteng Gelar Rakernis

Temuan itu, menjadi bahan pertimbangan internal apakah rak akan digunakan sepenuhnya atau perlu dilakukan penyesuaian lebih lanjut.

Ia menegaskan, evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan, bukan temuan pemeriksaan.

Seluruh proses pengadaan tetap mengikuti mekanisme, dan ketentuan yang berlaku serta terbuka terhadap audit.

Dengan hadirnya fasilitas yang lebih lengkap, Dispusarda Parimo diharapkan mampu mendorong peningkatan minat baca dan kualitas literasi masyarakat secara berkelanjutan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar