82 Peserta Bersaing Isi 12 Jabatan Strategis Pemprov Sulteng

PALU, theopini.idSebanyak 82 peserta mengikuti tahapan penilaian potensi dan kompetensi dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Seleksi yang memperebutkan 12 jabatan strategis itu, digelar di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin, 23 Februari 2026.

“Proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan mekanisme objektif untuk mengukur kesesuaian kompetensi manajerial, sosial kultural, dan teknis para peserta dengan tuntutan jabatan yang akan diemban,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah, Sitti Asma Ul Husnasyah.

Ia menegaskan, tahapan uji kompetensi tersebut bersifat menggugurkan, sehingga setiap peserta dituntut mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan serius dan berintegritas.

BACA JUGA:  GPID Kasih Beringin Jaya Diresmikan, Wabup Sahid: Ini Bukti Komitmen untuk Toleransi

Hasil penilaian, akan menjadi dasar penting untuk menentukan kelayakan melaju ke tahap berikutnya.

Seleksi terbuka ini merupakan tindak lanjut dari Surat Pengumuman Nomor 800.1.2.6/008/PANSEL-JPT/2026. Dari total 85 peserta yang terdaftar, tiga orang tidak hadir dalam tahapan penilaian.

Adapun 12 jabatan yang diperebutkan meliputi:

1. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans),
2. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH),
3. Kepala Dinas Kehutanan (Dishut),
4. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),
5. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik,
6. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),
7. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol),
8. Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah,
9. Direktur UPT RSUD Undata Palu,
10. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah,
11. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, 
12. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

BACA JUGA:  HUT ke-22 Touna, Gubernur Anwar Hafid Soroti Capaian Pembangunan Daerah

Pelaksanaan penilaian potensi, kompetensi manajerial dan sosial kultural, dikoordinir oleh UPT Penilaian Kompetensi Pegawai BKD Provinsi Sulawesi Tengah yang telah terakreditasi A, dengan dukungan asesor bersertifikasi.

Seluruh proses juga berada dalam pemantauan Badan Kepegawaian Negara (BKN), sebagai instansi pembina manajemen ASN.

“Kami memastikan pelaksanaan seleksi berlangsung transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Sitti Asma.

Melalui seleksi ini, Pemprov Sulawesi Tengah menargetkan lahirnya pejabat pimpinan tinggi pratama yang memiliki kapasitas kepemimpinan kuat guna mendorong kinerja organisasi dan peningkatan pelayanan publik.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar