PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah optimistis menjadikan daerahnya sebagai pusat durian premium berkelas dunia, dengan menyiapkan pengembangan lahan hingga 15 ribu hektare guna memenuhi kebutuhan pasar global, khususnya Tiongkok.
“Ekspor ini sudah lama diinisiasi oleh pemerintah sejak 2023 melalui Festival Durian dengan tema Durian Go International,” ujar Bupati Parimo, H. Erwin Burase saat pelepasan ekspor perdana durian beku ke Tiongkok, yang turut dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah di Desa Torue, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia menjelaskan, upaya ekspor ke Tiongkok sebelumnya sempat terkendala persoalan perizinan sehingga durian Parimo baru mampu menembus pasar Thailand.
Namun berkat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (Apdurin), dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), ekspor langsung ke Tiongkok akhirnya dapat terealisasi.
Menurutnya, momentum ekspor perdana ini menjadi pijakan untuk memperluas pengembangan durian varian premium.
Saat ini, volume durian Parimo yang masuk ke pasar Tiongkok masih sekitar satu persen dari total potensi produksi daerah.
“Kita sudah lakukan diskusi dengan semua pihak dan telah melakukan pengembangan. Ke depan akan kita maksimalkan,” katanya.
Bupati Erwin mengungkapkan, dari wilayah Toboli hingga Moutong telah terbuka lahan kurang lebih 4.000 hektare.
Secara keseluruhan, potensi pengembangan kawasan mencapai 15.345 hektare dengan estimasi penanaman sekitar 100 pohon per hektare.
Selain memperluas lahan, pemerintah daerah juga tengah mendata lahan masyarakat yang masuk kategori Hutan Produksi Terbatas (HPT) untuk diusulkan penurunan status menjadi Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi (HPK), agar dapat dimanfaatkan secara legal untuk budidaya durian.
Melalui dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Erwin berharap adanya bantuan penyediaan bibit durian premium serta alat berat untuk membuka akses jalan menuju sentra produksi.
“Kita sudah bersepakat, Parimo harus mendunia,” tegasnya.
Ia menambahkan, ke depan direncanakan adanya penerbangan langsung wisatawan dari Tiongkok ke Sulawesi Tengah dengan tujuan Parimo untuk menikmati durian premium daerah tersebut.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar