Hadiri Halal Bihalal, Bupati Parimo Tegaskan PPPK Aman di Tengah Efisiensi Anggaran

PARIMO, theopini.id Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H. Erwin Burase menegaskan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetap aman, dan tidak akan dirumahkan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Kurang lebih 6.000 PPPK di Kabupaten Parimo bisa kehilangan pekerjaan. Apalagi banyak di antara mereka yang telah mengambil kredit di bank, ini tentu berpotensi menimbulkan persoalan baru. Selain itu, kami juga memiliki komitmen kontrak kerja selama lima tahun,” ujar Erwin Burase, saat menghadiri kegiatan halal bihalal di Masjid Darussalam, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Sabtu, 28 Maret 2026.

Ia menilai, kebijakan merumahkan PPPK bukanlah solusi yang tepat karena akan menimbulkan dampak sosial yang besar, termasuk hilangnya mata pencaharian bagi ribuan tenaga kerja.

Meski demikian, ia mengakui kebijakan tersebut berdampak pada beban belanja daerah, mengingat jumlah PPPK di Kabupaten Parimo termasuk yang terbesar di Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Erwin Burase juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Darussalam Loji yang telah menginisiasi kegiatan halal bihalal sebagai wadah mempererat silaturahmi masyarakat.

“Alhamdulillah, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, menahan haus dan dahaga serta amarah, hari ini kita dapat kembali berkumpul dalam suasana penuh persaudaraan dan silaturahmi yang tetap terjaga,” katanya.

Ia juga mengenang kehadirannya pada kegiatan halal bihalal di lokasi yang sama pada tahun sebelumnya, yang bertepatan dengan momentum Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Parimo.

“Waktu itu saya datang terlambat, namun tetap bisa berkumpul bersama masyarakat Kelurahan Loji. Alhamdulillah, kali ini saya hadir sebagai kepala daerah bersama Pak Sahid,” ujarnya.

Menurutnya, Kelurahan Loji memiliki arti tersendiri, mengingat dukungan masyarakat pada saat PSU Pilkada 2024 turut mengantarkan pasangan Erwin–Sahid meraih suara terbanyak di wilayah tersebut.

Olehnya, ia berharap dukungan masyarakat terus berlanjut dalam upaya membangun Kabupaten Parmo ke arah yang lebih maju.

“Saya harapkan dukungan seluruh masyarakat, khususnya Kelurahan Loji, tetap diberikan kepada kami. Di tengah efisiensi anggaran saat ini, kami akan berupaya semaksimal mungkin membangun daerah agar lebih maju ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Abdul Sahid menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan program unggulan untuk masyarakat.

“Program baju seragam sekolah gratis telah dianggarkan sejak tahun lalu dan tetap berlanjut tahun ini. Untuk program gas LPG 3 kilogram gratis, terdapat penyesuaian skema penyaluran akibat efisiensi anggaran, dan telah direalisasikan menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar