the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Akses Meningkat, Layanan Menguat, Disdikbud Parimo Lampaui Target Kinerja

the OPINIbythe OPINI
2 Mei 2026
in Pendidikan
Reading Time: 4 mins read
the OPINIbythe OPINI
2 Mei 2026
in Pendidikan
Reading Time: 4 mins read
Akses Meningkat, Layanan Menguat, Disdikbud Parimo Lampaui Target Kinerja

Plt Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti foto bersama dengan siswa sekolah dasar saat melakukan kunjungan kerja. (Foto: Isra Labudi)

Baca Juga

Petani Parimo Andalkan Gotong Royong Rawat Jaringan Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

MTQ ke-21 Moutong, Bupati Parimo Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Morowali Jadi Pusat Industri, Kapolda Sulteng Tekankan Penguatan Keamanan

PARIMO, theopini.id – Tak sekadar seremoni, peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei menghadirkan semangat baru yang menumbuhkan motivasi serta inspirasi untuk terus memajukan mutu pendidikan, termasuk di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Sebagai daerah dengan bentang wilayah yang luas dan memanjang di Provinsi Sulawesi Tengah, semangat itu menjadi energi penting bagi para pelaku pendidikan untuk terus memperluas akses dan meningkatkan layanan, agar pembangunan sektor pendidikan dapat berjalan lebih merata.

Momentum Hardiknas pun seakan membuka lembaran “album” yang merekam capaian kinerja, realisasi target, sekaligus pekerjaan rumah yang masih menunggu untuk dituntaskan.

Pada 2025, catatan dalam “album” tersebut menunjukkan tren positif. Sebanyak 17 indikator kinerja mengalami peningkatan, bahkan sebagian besar telah melampaui target yang ditetapkan, mencerminkan akses yang semakin terbuka, layanan kian membaik, hingga geliat kebudayaan terus terjaga.

“Sebagian besar indikator kinerja sepanjang 2025 menunjukkan capaian sangat baik karena realisasinya melampaui target. Namun, masih ada indikator yang perlu mendapat perhatian, khususnya pada jenjang SMP/MTs,” ungkap Plt Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti di Parigi, Jum’at, 1 Mei 2026.

Pada level dasar, capaian terlihat cukup kuat. Rata-rata lama sekolah melampaui target, dari 7,97 tahun menjadi 8,07 tahun atau 101,2 persen capaian. Sementara harapan lama sekolah hampir menyentuh target, yakni 12,53 tahun dari target 12,56 tahun atau 99,7 persen, meski masih dalam kategori cukup.

Akses pendidikan usia dini juga melonjak signifikan. Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD mencapai 98,63 persen dari target 94,26 persen, dengan capaian 184,64 persen.

Di jenjang SD/MI, APK berada di angka 98,01 persen dari target 92,62 persen atau 105,82 persen capaian. Sementara Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI mencapai 92,55 persen dari target 92,41 persen, atau 100,15 persen capaian.

“Capaian ini menunjukkan peningkatan akses pendidikan dasar yang cukup signifikan, terutama pada PAUD dan SD,” lanjutnya.

Namun, tantangan mulai terlihat saat memasuki jenjang SMP/MTs. APK SMP/MTs hanya mencapai 68,21 persen dari target 83,43 persen, dengan capaian 81,78 persen atau masuk kategori cukup.

Lebih rendah lagi, APM SMP/MTs berada di angka 57,63 persen dari target 82,83 persen, dengan capaian 69,58 persen yang masuk kategori kurang.

Di titik ini, angka-angka tak lagi sekadar statistik, melainkan penanda masih ada anak-anak yang belum melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Di sisi kualitas, indikator lain menunjukkan progres yang kuat. Nilai Rapor Pendidikan meningkat dari target 51,07 menjadi 61,78, dengan capaian 120,97 persen. Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan juga melampaui target, dari 78,36 menjadi 82,14 atau 104,82 persen capaian.

Penguatan layanan pendidikan usia dini terlihat dari capaian PAUD Holistik Integratif yang mencapai 100 persen dari target 67,20 persen atau 148,81 persen capaian. Sementara itu, sekolah terakreditasi mencapai 99,63 persen dari target 75,27 persen atau 132,36 persen capaian.

“Indikator kualitas layanan pendidikan menunjukkan tren yang sangat baik, baik dari sisi akreditasi maupun standar pelayanan,” jelasnya.

Pada sisi tenaga pendidik, capaian menunjukkan dinamika tersendiri. Persentase guru berkualifikasi sesuai SPM tercatat 53,54 persen dari target 69,82 persen, dengan capaian indikator 130,41 persen.

Distribusi guru sesuai standar mencapai 56,48 persen dari target 82,14 persen, dengan capaian 145,43 persen.

Menariknya, meskipun realisasi berada di bawah target, capaian indikator tetap tinggi karena perhitungan mengacu pada standar pelayanan minimal yang berbeda.

Sementara itu, sektor kebudayaan juga menunjukkan geliat yang tak kalah kuat. Penyelenggaraan festival seni dan budaya mencapai 83,33 persen dari target 50 persen atau 166,67 persen capaian.

Pengembangan kesenian daerah meningkat dari target 54,5 persen menjadi 83,33 persen atau 152,91 persen capaian. Pelestarian benda, situs, dan kawasan cagar budaya mencapai 63 persen dari target 52,7 persen atau 119,54 persen capaian.

Namun, pelestarian adat budaya masih menjadi catatan, dengan realisasi 75,61 persen dari target 82,92 persen atau 91,18 persen capaian.

“Upaya pelestarian adat budaya masih perlu ditingkatkan agar capaian kinerja lebih optimal,” kata dia.

Sunarti menegaskan, capaian yang telah diraih tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri.

Ia mencontohkan, jika target awal sebesar 80 persen dan realisasi mencapai 85 persen, maka ke depan target tersebut harus dinaikkan, misalnya menjadi 87 persen atau lebih, sebagai bagian dari upaya mendorong kinerja berkelanjutan.

“Kami telah mencapai target yang ditetapkan, namun capaian tersebut tidak boleh membuat kita terlena. Apa yang sudah diraih harus terus ditingkatkan, dengan menetapkan target yang lebih tinggi di masa mendatang,” tegasnya.

Ia juga berharap peningkatan mutu pendidikan tidak hanya diukur dari capaian indikator, tetapi juga dari kemampuan mencetak generasi yang berdaya saing.

“Selain memastikan tidak ada anak putus sekolah, kita juga harus meningkatkan prestasi. Outputnya adalah menciptakan anak yang mampu bersaing dengan daerah lain, sehingga di manapun mereka menimba ilmu, mereka bisa masuk sesuai harapan,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, 17 indikator kinerja Disdikbud Parimo pada 2025 menunjukkan tren positif. Mayoritas indikator melampaui target dan masuk kategori sangat baik.

Namun, di balik capaian itu, masih tersisa pekerjaan rumah yang tak bisa diabaikan, terutama memastikan anak-anak tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang SMP.

Di momentum Hardiknas tahun ini, deretan capaian tersebut bukan sekadar angka keberhasilan, melainkan penanda arah, sekaligus pengingat, bahwa kemajuan pendidikan di Kabupaten Parimo memang sedang bergerak maju, tetapi belum sepenuhnya merata.

Di situlah, semangat Hardiknas menemukan maknanya, bukan berhenti pada capaian, melainkan terus mendorong perubahan agar setiap anak, di setiap sudut daerah, memperoleh kesempatan pendidikan yang setara.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DisdikbudParimo#Kemendikdasmen#parigimoutong#PeringatanHardiknas2026#Sulteng#Sunarti
ShareSendTweet
Previous Post

Surplus Beras dan Peluang Durian, Pemda Parimo Perkuat Basis Ekonomi Petani

Next Post

Hardiknas 2026, Bupati Parimo Dorong Deep Learning untuk Dongkrak Mutu Pendidikan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Widyaloka Sesuaikan Pendidikan dengan Kebutuhan Industri, Lulusan Dibekali Skill Kerja

Widyaloka Sesuaikan Pendidikan dengan Kebutuhan Industri, Lulusan Dibekali Skill Kerja

19 September 2026
Wabup Parimo Soroti Kenyamanan Sekolah, Minta Kepsek dan Guru Perkuat Komunikasi

Wabup Parimo Soroti Kenyamanan Sekolah, Minta Kepsek dan Guru Perkuat Komunikasi

18 September 2026
Buka DAD dan BA, PWM Sulteng Dorong Rekayasa Sosial dan Pendirian Unismuh Parigi

Buka DAD dan BA, PWM Sulteng Dorong Rekayasa Sosial dan Pendirian Unismuh Parigi

17 September 2026
Bunda Literasi Dorong Perpustakaan Parimo Jadi Ruang Publik yang Menarik

Bunda Literasi Dorong Perpustakaan Parimo Jadi Ruang Publik yang Menarik

17 September 2026
IPUS Sulteng Diluncurkan, Wagub Reny Dorong Masyarakat Manfaatkan Perpustakaan Digital

IPUS Sulteng Diluncurkan, Wagub Reny Dorong Masyarakat Manfaatkan Perpustakaan Digital

15 September 2026
Dua Hari Pascakebakaran, KBM SMA 1 Pamona Selatan Kembali Normal

Dua Hari Pascakebakaran, KBM SMA 1 Pamona Selatan Kembali Normal

15 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Petani Parimo Andalkan Gotong Royong Rawat Jaringan Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Petani Parimo Andalkan Gotong Royong Rawat Jaringan Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

20 September 2026
MTQ ke-21 Moutong, Bupati Parimo Dorong Lahirnya Generasi Qurani

MTQ ke-21 Moutong, Bupati Parimo Dorong Lahirnya Generasi Qurani

20 September 2026
Cegah Karhutla Meluas, Bupati Parimo Apresiasi Respons Cepat Yonif TP 918

Cegah Karhutla Meluas, Bupati Parimo Apresiasi Respons Cepat Yonif TP 918

19 September 2026
Morowali Jadi Pusat Industri, Kapolda Sulteng Tekankan Penguatan Keamanan

Morowali Jadi Pusat Industri, Kapolda Sulteng Tekankan Penguatan Keamanan

19 September 2026
Razia Gabungan di Lapas Luwuk, 19 Ponsel Ditemukan, 25 Wabin Negatif Narkoba

Kuota PANADA Sulteng Berubah Setelah Verifikasi Data Penyandang Disabilitas

19 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

IPUS Sulteng Diluncurkan, Wagub Reny Dorong Masyarakat Manfaatkan Perpustakaan Digital

IPUS Sulteng Diluncurkan, Wagub Reny Dorong Masyarakat Manfaatkan Perpustakaan Digital

15 September 2026
Hadapi Potensi Bencana, Basarnas Palu dan Pemda Tolitoli Perkuat Kesiapsiagaan

Hadapi Potensi Bencana, Basarnas Palu dan Pemda Tolitoli Perkuat Kesiapsiagaan

18 September 2026
DAD dan Baitul Arkam Jadi Syarat Wajib Mahasiswa Unismuh Parigi

DAD dan Baitul Arkam Jadi Syarat Wajib Mahasiswa Unismuh Parigi

14 September 2026
300 Hektare Tuntas, Parimo Siapkan Penyaluran 200 Hektare Bibit Kelapa

300 Hektare Tuntas, Parimo Siapkan Penyaluran 200 Hektare Bibit Kelapa

18 September 2026
Dua Pekan, Lima Kebakaran Terjadi di Wilayah Utara Parimo

Dua Pekan, Lima Kebakaran Terjadi di Wilayah Utara Parimo

19 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d