PARIMO, theopini.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menginstruksikan seluruh koordinator wilayah (Korwil) dan satuan pendidikan agar segera menyalurkan seragam sekolah gratis kepada peserta didik baru tanpa harus menunggu pelaksanaan kegiatan seremonial.
Langkah ini dilakukan, agar bantuan segaram sekolah dapat segera dimanfaatkan oleh siswa pada awal tahun ajaran baru.
“Saya telah menegaskan kepada seluruh korwil dan pihak sekolah agar seragam yang sudah diterima segera dibagikan kepada orang tua atau wali murid, tanpa harus menunggu hari ataupun tanggal peluncuran resmi,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia menjelaskan, seluruh proses pengadaan seragam sekolah gratis telah rampung dan saat ini memasuki tahap distribusi ke masing-masing koordinator wilayah sebelum diteruskan ke sekolah-sekolah.
Menurutnya, penyaluran tahun ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih sederhana tanpa seremoni peluncuran seperti tahun-tahun sebelumnya.
Kebijakan tersebut, diambil agar proses distribusi berlangsung lebih cepat sehingga siswa dapat segera mengenakan seragam saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Program bantuan seragam sekolah gratis tahun ini, menyasar 14.125 peserta didik baru, terdiri atas 6.594 siswa jenjang SD dan 7.531 siswa jenjang SMP. Seluruh penerima telah ditetapkan berdasarkan hasil verifikasi manual yang mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Selain mempercepat distribusi, Disdikbud Parimo memastikan setiap seragam telah disesuaikan dengan ukuran masing-masing siswa, berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh sekolah sebelum proses produksi.
“Seragam yang dibagikan sudah sesuai ukuran penerima karena sebelumnya telah dilakukan pengukuran di masing-masing sekolah. Dari sisi kualitas bahan dan model juga telah disesuaikan dengan petunjuk teknis dari kementerian,” jelasnya.
Sunarti berharap, seluruh sekolah dapat segera menyerahkan bantuan tersebut kepada orang tua atau wali murid. Sehingga, manfaat program dapat langsung dirasakan masyarakat dan meringankan beban pengeluaran keluarga menjelang dimulainya aktivitas belajar.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Galvin













