PARIMO, theopini.id – Akreditasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah masih didominasi kategori C. Dari total 35 lembaga, baru dua lyang berhasil meraih akreditasi A.
“Untuk terakreditasi A, semua persyaratan yang ada dalam Sispena itu terpenuhi, misalnya kegiatannya harus terlihat nyata, programnya jelas, sarana-prasarananya dan juga tenaga pengajarnya memenuhi syarat,” kata Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Dahniar di Parigi, Selasa, 12 Mei 2026.
Dua PKBM yang telah memperoleh akreditasi A tersebut, yakni PKBM Sejahtera dan PKBM Sebaya. Sementara sebagian besar lembaga lainnya masih berstatus akreditasi C, dan beberapa telah memperoleh akreditasi B.
Hingga saat ini, menurut Dahniar, masih terdapat tiga lembaga PKBM di Kabupaten Parimo yang belum terakreditasi. Namun, sementara menjalani proses penilaian.
“Yang tiga belum terakreditasi ini, sementara dalam proses,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, akreditasi menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan nonformal.
Karena itu, Disdikbud Parimo terus mendorong seluruh pengelola PKBM mengikuti proses penilaian akreditasi.
“Akreditasi ini bisa menjadi ‘jualan kualitas’ ke masyarakat,” jelasnya.
Selain menjadi tolok ukur mutu lembaga, PKBM yang telah terakreditasi sebagian besar juga dapat melaksanakan program pemerintah pusat, seperti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).
“TKA tidak diwajibkan untuk peserta didik, tetapi sebaiknya diikuti, karena akan diperlukan jika ada yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Hasil tes uji akademik ini digunakan sebagai salah satu syarat jika masuk kuliah,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar