PARIMO, theopini.id – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, I Wayan Murtama, meminta pemerintah daerah menjelaskan arah pelaksanaan visi Gerakan Membangun (Gerbang) Desa di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan.
Ia menilai, pemerintah harus terbuka terkait program yang masih dapat dijalankan, meski daerah sedang menghadapi efisiensi anggaran.
“Apa yang mau dibangun dari desa, sementara ada efisiensi anggaran,” ujar Wayan Murtama dalam rapat paripurna DPRD Parimo, Senin, 18 Mei 2026.
Ia mengatakan, pemerintah tidak bisa terus berlindung di balik alasan efisiensi ketika masyarakat terus mempertanyakan realisasi aspirasi yang telah disampaikan melalui kegiatan reses anggota DPRD.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian terkait program pembangunan yang benar-benar bisa direalisasikan pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Ini harus diperjelas, secara teknis apa saja yang akan dilakukan pemerintah di tengah efisiensi, sementara program Gerbang Desa terus digaungkan,” katanya.
Wayan Murtama juga mengingatkan, agar anggota DPRD tidak terus-menerus memberikan harapan kepada masyarakat tanpa kepastian realisasi program di lapangan.
“Jangan sampai kita reses terus-terusan memberi surga telinga pada masyarakat. Kasihan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu membangun sinergi yang lebih kuat bersama DPRD guna mencari solusi konkret terhadap berbagai persoalan masyarakat yang hingga kini belum terselesaikan.
Menurutnya, kejenuhan masyarakat mulai terlihat akibat banyaknya aspirasi yang belum mendapat tindak lanjut, terutama di sektor pendidikan dan infrastruktur dasar.
Wayan menyoroti masih kurangnya fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah serta banyaknya infrastruktur yang mengalami kerusakan dan terputus, sehingga membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah daerah.
“Saya berharap pemerintah segera mencarikan solusi hingga ke pemerintah pusat sesuai arahan Presiden dalam Asta Cita,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar