the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Mangrove Parimo Terus Menyusut, ROA Dorong Regulasi Khusus Pengelolaan Pesisir

the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Mangrove Parimo Terus Menyusut, ROA Dorong Regulasi Khusus Pengelolaan Pesisir

Lokakarya Advokasi Kebijakan Pengelolaan Ekosistem Mangrove dan Kawasan Pesisir di Kabupaten Parimo yang berlangsung di Lantai II Kantor Bupati, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto: IST)

PARIMO, theopini.id – Kerusakan ekosistem mangrove di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah terus menjadi perhatian.

Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) bersama Yayasan KEHATI, mendorong lahirnya regulasi yang lebih spesifik dan terukur untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir dan mangrove yang terus mengalami penyusutan dalam dua dekade terakhir.

Dorongan itu, mengemuka dalam Lokakarya Advokasi Kebijakan Pengelolaan Ekosistem Mangrove dan Kawasan Pesisir di Kabupaten Parimo yang berlangsung di Lantai II Kantor Bupati, Rabu, 20 Mei 2026.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kepedulian masyarakat terhadap pelestarian ekosistem terestrial dan pesisir. Sekaligus mendorong kebijakan yang lebih terarah dalam pengelolaan kawasan mangrove dan pesisir di Parmout,” ujar Koordinator Program SOLUSI ROA-KEHATI, Urib.

Baca Juga

Parimo Berpeluang Dapat Dukungan Alsintan dari Kementan

DASHAT dan Minlok Masuk Temuan BPK, DPRD Parimo Rekomendasikan Inspeksi Khusus di DP3AP2KB

Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

Ia mengungkapkan, kondisi mangrove di Kabupaten Parimo terus mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan menjadi tambak, permukiman, lahan pertanian, abrasi pantai, hingga aktivitas pengambilan kayu bakar.

Berdasarkan hasil survei dan interpretasi citra landsat oleh SUSCLAM, luas mangrove di Kabupaten Parimo yang pada 1988-1991 mencapai 7.464,49 hektare, menyusut menjadi 3.608,85 hektare pada 2001-2003. Angka itu kembali turun menjadi 3.127,98 hektare pada 2009-2010.

Bahkan, berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2021, tutupan mangrove di daerah tersebut kini tersisa sekitar 1.989,1 hektare.

Menurut Urib, kondisi itu menunjukkan perlunya langkah yang lebih konkret melalui penyusunan dokumen strategis pengelolaan ekosistem mangrove dan kawasan pesisir agar kebijakan yang diterapkan lebih terarah dan berkelanjutan.

“Saat ini diperlukan langkah yang lebih terukur melalui penyusunan dokumen rencana strategis pengelolaan ekosistem mangrove dan kawasan pesisir. Tujuannya agar kebijakan yang dihasilkan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam lokakarya tersebut, peserta juga mendorong penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) khusus pengelolaan ekosistem mangrove, mengaktifkan kembali Kelompok Kerja Mangrove, memperbarui data luasan mangrove, serta memasukkan peta zonasi mangrove secara rinci dalam revisi RTRW.

Selain itu, peserta menilai pengawasan terhadap alih fungsi lahan mangrove masih lemah sehingga perlu penguatan kapasitas masyarakat pesisir melalui pelatihan dan sosialisasi berkelanjutan.

Urib menjelaskan, program SOLUSI merupakan kerja sama ROA dan Yayasan KEHATI yang fokus meningkatkan kapasitas masyarakat dan pemerintah desa dalam pengelolaan lestari kawasan terestrial dan pesisir di Kabupaten Parimo, Sigi, dan Kota Palu.

Program tersebut mendapat dukungan pendanaan dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI sejak Maret 2025.

Sebagai bagian dari implementasi program, ROA bersama Kelompok Pemuda Peduli Mangrove (KPPM) Desa Oncone Raya, Kecamatan Tinombo Selatan, juga telah melakukan penanaman ribuan bibit mangrove sejak 2025. Terbaru, sebanyak 2.600 bibit mangrove kembali ditanam pada Minggu, 17 Mei 2026.

“Kami berharap, program ini dapat menjadi panduan operasional bagi pemerintah desa dan kelompok pengelola sebagai pelaku utama dalam menetapkan zonasi, regulasi, program pelestarian, hingga pengembangan ekonomi alternatif berbasis ekosistem mangrove,” pungkas Urib.

Baca berita lainnya di Google News

Tags: #parigimoutong#ROA#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Wagub Sulteng Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-118

Next Post

Wagub Sulteng Tekankan Peran KADIN dalam Penguatan UMKM dan Investasi Daerah

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Parimo Berpeluang Dapat Dukungan Alsintan dari Kementan

Parimo Berpeluang Dapat Dukungan Alsintan dari Kementan

17 Juli 2026
Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

17 Juli 2026
Rakor Morowali, Anwar Hafid Tekankan Implementasi 9 Program BERANI

Rakor Morowali, Anwar Hafid Tekankan Implementasi 9 Program BERANI

16 Juli 2026
DKP Parimo Minta Dukungan Lintas Sektor, 8 Kampung Nelayan Merah Putih Siap Dibangun

DKP Parimo Minta Dukungan Lintas Sektor, 8 Kampung Nelayan Merah Putih Siap Dibangun

16 Juli 2026
Kuota Bedah Rumah di Gorontalo Bertambah Jadi 6.066 Unit

Kuota Bedah Rumah di Gorontalo Bertambah Jadi 6.066 Unit

16 Juli 2026
Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

15 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

Parimo Berpeluang Dapat Dukungan Alsintan dari Kementan

Parimo Berpeluang Dapat Dukungan Alsintan dari Kementan

17 Juli 2026
DASHAT dan Minlok Masuk Temuan BPK, DPRD Parimo Rekomendasikan Inspeksi Khusus di DP3AP2KB

DASHAT dan Minlok Masuk Temuan BPK, DPRD Parimo Rekomendasikan Inspeksi Khusus di DP3AP2KB

17 Juli 2026
Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

17 Juli 2026
5 Hari Pencarian Tak Membuahkan Hasil, Operasi SAR Nelayan Hilang di Balut Dihentikan

5 Hari Pencarian Tak Membuahkan Hasil, Operasi SAR Nelayan Hilang di Balut Dihentikan

17 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 198 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

16 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

15 Juli 2026
DASHAT dan Minlok Masuk Temuan BPK, DPRD Parimo Rekomendasikan Inspeksi Khusus di DP3AP2KB

DASHAT dan Minlok Masuk Temuan BPK, DPRD Parimo Rekomendasikan Inspeksi Khusus di DP3AP2KB

17 Juli 2026
Wawali Imelda Minta OPD Disiplin Jalankan Program Pengendalian Inflasi

Wawali Imelda Minta OPD Disiplin Jalankan Program Pengendalian Inflasi

16 Juli 2026
Wagub Reny Sebut Nakes Jadi Ujung Tombak Keberhasilan BERANI Sehat

Wagub Reny Sebut Nakes Jadi Ujung Tombak Keberhasilan BERANI Sehat

16 Juli 2026
Pemda Parimo Bentuk Tim Pora, Perketat Pengawasan Investor Asing

Pemda Parimo Bentuk Tim Pora, Perketat Pengawasan Investor Asing

15 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In