PALU, theopini.id – Sebanyak 14 personel Polda Sulawesi Tengah terjaring dalam razia Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang digelar Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam), usai pelaksanaan apel pagi, Rabu, 10 Juni 2026.
“Dari hasil pelaksanaan Gaktibplin, sebanyak 14 personel terjaring karena ditemukan tidak memenuhi ketentuan administrasi maupun disiplin penampilan yang telah ditetapkan,” kata Plt Kasubbid Provost Bidpropam Polda Sulawesi Tengah, AKP Muh Fadly.
Razia tersebut, menyasar kelengkapan penggunaan seragam dinas (Gampol), identitas diri, serta sikap tampang personel sebagai bagian dari pengawasan internal dan pembinaan disiplin anggota Polri.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh, petugas mengecek kelengkapan kartu identitas anggota, surat-surat pendukung, kerapian seragam hingga penampilan personel sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.
Menurut Muh Fadly, personel yang terjaring akan dikenakan sanksi administrasi sesuai aturan yang berlaku.
Ia menjelaskan, kegiatan Gaktibplin merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk menjaga kedisiplinan, profesionalisme, dan keteladanan anggota Polri.
“Gaktibplin ini merupakan bentuk pengawasan dan pembinaan internal untuk memastikan seluruh personel senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, baik terkait penggunaan seragam, kelengkapan identitas maupun sikap tampang sebagai anggota Polri,” ujarnya.
Menurutnya, kedisiplinan menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, setiap personel dituntut menunjukkan sikap profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Ia menegaskan, pelaksanaan Gaktibplin bukan untuk mencari kesalahan anggota, melainkan sebagai langkah preventif dan edukatif agar personel tetap menjaga standar kedinasan yang telah ditetapkan institusi.
“Hal-hal yang terlihat sederhana seperti kelengkapan identitas dan kerapian seragam merupakan cerminan profesionalisme anggota Polri di mata masyarakat,” jelasnya.
Bidpropam Polda Sulawesi Tengah berharap, pelaksanaan Gaktibplin secara rutin dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan personel terhadap aturan kedinasan serta mendukung terwujudnya Polri yang profesional dan semakin dipercaya masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar