PARIMO, theopini.id – Sebanyak 99 jemaah haji asal Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah tiba kembali di daerahnya, setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Namun, satu jemaah lainnya belum dapat pulang bersama rombongan karena masih menjalani perawatan medis di Balikpapan, Kalimantan Timur.
“Setelah tiba di Balikpapan, beliau langsung mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Pihak rumah sakit memutuskan agar beliau dirawat selama beberapa hari guna memastikan kondisi kesehatannya kembali stabil,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Parimo, Subhan, Kamis, 25 Juni 2026.
Jemaah yang masih menjalani perawatan tersebut, diketahui bernama Syahrudin Andi Sappo Berkisar (77), warga Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi.
Menurut Subhan, kondisi kesehatan Syahrudin menurun setelah menempuh perjalanan panjang dari Madinah menuju Indonesia, sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut setibanya di Balikpapan.
Meski demikian, ia memastikan kondisi jemaah tersebut terus menunjukkan perkembangan yang baik. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan keluarga dan petugas terkait untuk memantau perkembangan kesehatannya.
“Alhamdulillah, kondisi beliau saat ini terus menunjukkan perkembangan yang baik. Beliau sudah dapat berdiri, duduk, dan berkomunikasi dengan lancar. Kami berharap beliau segera pulih dan dapat kembali ke Kabupaten Parimo dalam keadaan sehat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Parimo, H. Erwin Burase menyambut langsung kepulangan rombongan jemaah haji pada, Kamis dini hari sekitar pukul 00.25 WITA.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Parimo, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan memperoleh predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,” ujar Erwin.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), jumlah jemaah haji asal Kabupaten Parimo pada 2026 sebanyak 100 orang, terdiri dari 98 jemaah dan dua petugas pendamping.
Dari jumlah tersebut, 99 orang telah kembali ke daerah, sementara satu jemaah masih menjalani perawatan medis.
Bupati Erwin berharap seluruh jemaah yang telah kembali dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menerapkan nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar