MTQ IX Kecamatan Parigi Ditutup, Pemda Parimo Dorong Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

PARIMO, theopini.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) IX Tingkat Kecamatan Parigi resmi ditutup di Masjid Darussalam, Kelurahan Loji, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Selasa malam, 20 Juni 2026.

Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana membentuk generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan berakhlak mulia.

“Pelaksanaan MTQ ini tidak hanya sekadar acara seremonial semata, akan tetapi momen berharga untuk memperkuat keimanan, akhlak, persaudaraan, dan persatuan umat,” ujar Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Parimo, Marzuk Hululo, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Parimo, H. Erwin Burase.

Ia mengapresiasi seluruh panitia, dewan hakim, peserta, dan masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ sebagai bagian dari syiar Islam di Kecamatan Parigi.

Pemda juga mengajak para peserta untuk terus mendalami nilai-nilai Al-Qur’an, dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya selama pelaksanaan musabaqah.

Ia menyampaikan kebanggaannya terhadap lahirnya qari dan qariah muda yang dinilai menjadi aset daerah, sekaligus generasi penerus yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Parimo pada ajang yang lebih tinggi.

Kepada peserta yang meraih prestasi, ia berpesan agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta agar tetap semangat dan menjadikan hasil yang diperoleh sebagai motivasi untuk terus belajar.

“Bagi yang belum berhasil meraih kejuaraan, hendaknya tidak kecewa dan berputus asa. Jadikanlah kekalahan sebagai kesuksesan yang tertunda. Selalu berpikir positif untuk bisa menjadi lebih baik lagi ke depan. Terus belajar dalam memperbaiki serta mengasah diri,” pesannya.

Penutupan MTQ ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt. Kabag Kesra mewakili Bupati Parimo. Pemerintah daerah berharap, semangat mencintai Al-Qur’an yang tumbuh selama pelaksanaan MTQ dapat terus terpelihara dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini, turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Parimo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), para lurah dan perangkat kelurahan se-Kecamatan Parigi, Dewan Hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kafilah.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar