PALU, theopini.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido mendorong Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu, untuk menjadikan filosofi kaizen atau perbaikan berkelanjutan, sebagai budaya kerja guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kepercayaan masyarakat.
“Berani kaizen! Lakukan perubahan secara bertahap dan berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan Undata,” tegas Wagub Reny saat membuka Workshop dan Inhouse Training Festival Inovasi Kaizen di Gedung Pogombo, Palu, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurutnya, kualitas pelayanan merupakan faktor utama yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.
Karena itu, seluruh jajaran RSUD Undata diharapkan terus melakukan perbaikan secara konsisten sebagai bagian dari implementasi semangat BERANI Sehat.
Wagub Reny menjelaskan, penerapan kaizen dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang berdampak besar bagi pasien.
Salah satunya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), di mana pelayanan yang cepat, sikap ramah, penampilan tenaga kesehatan yang rapi, serta komunikasi yang santun mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien maupun keluarga.
“Jangan hari ini sudah dilakukan, besok malah dilupakan,” ujarnya.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, penerapan kaizen juga dinilai mampu menciptakan efisiensi dalam operasional rumah sakit, seperti memangkas waktu tunggu pasien, mengurangi pemborosan penggunaan alat dan biaya, serta meningkatkan keselamatan pasien.
Ia optimistis, jika budaya kaizen diterapkan secara konsisten, kualitas pelayanan RS Undata akan semakin meningkat sehingga masyarakat semakin percaya menjadikan rumah sakit tersebut sebagai pilihan utama dalam memperoleh layanan kesehatan di Sulawesi Tengah.
“Kalau pelayanan bagus pasti masyarakat mencari kita,” pungkasnya.
Workshop dan Inhouse Training Festival Inovasi Kaizen diikuti tenaga kesehatan serta tenaga penunjang RSUD Undata Palu dan berlangsung hingga Jum’at, 24 Juli 2026.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira















