BANGGAI, theopini.id – Polsek Toili melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), setelah seorang remaja berinisial MY (18) ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di rumahnya di Desa Arga Kencana, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa sore, 21 Juli 2026.
“Sekitar pukul 15.30 WITA, saksi mencari korban dari satu ruangan ke ruangan lainnya, namun tidak menemukannya. Korban kemudian ditemukan di bagian belakang rumah,” ujar Kapolsek Toili, IPTU I Putu Pratama Yoga, dalam keterangan resminya, Kamis, 23 Juli 2026.
Korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya, Riski Firmansyah (27), yang baru pulang bekerja dan berusaha mencari keberadaan adiknya.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Toili mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolsek IPTU I Putu Pratama Yoga mengatakan, penyebab pasti peristiwa tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam.
Selain itu, dari keterangan salah seorang teman korban, diketahui korban sempat bercerita mengenai persoalan keluarga, meski tidak dijelaskan secara rinci. Temannya juga menyampaikan, korban kerap merasa diabaikan di lingkungan sekolah.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut, sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan visum terhadap jenazah.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga, teman, maupun orang-orang di sekitar.
Apabila seseorang menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan emosional atau kesulitan kesehatan mental, keluarga dan lingkungan diharapkan segera memberikan dukungan serta membantu menghubungkannya dengan tenaga profesional agar dapat memperoleh pendampingan sedini mungkin.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Helmi Liana















