BANGGAI, theopini.id – Polresta Banggai, Sulawesi Tengah masih melakukan penyelidikan terkait kematian seorang pensiunan TNI berinisial SP (64) yang ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya di Jalan Seruni, Kelurahan Hanga-hanga Permai, Kecamatan Luwuk, Senin, 10 Agustus 2026.
Kasi Humas Polresta Banggai, AKP Saiman mengatakan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan penemuan korban sekitar pukul 13.00 WITA.
“Usai menerima laporan kami langsung bergegas menuju lokasi melakukan cek dan olah TKP, mengamankan area, serta meminta keterangan saksi-saksi untuk memastikan kronologi kejadian,” ujar Saiman, dalam keterangan resminta, Selasa, 11 Agustus 2026.
Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya yang baru pulang dari mengajar di sekolah. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tergantung menggunakan tali di leher.
Polsek Luwuk bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Banggai kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Dari pemeriksaan awal dan keterangan saksi, polisi memperoleh informasi bahwa korban diduga memiliki persoalan keluarga serta riwayat penyakit maag dan jantung.
Sementara pemeriksaan luar oleh petugas Puskesmas Simpong tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Diketahui korban sempat melakukan percobaan bunuh diri sekitar bulan April, dan menjalani perawatan di RSUD Luwuk. Namun demikian, kami tetap melakukan penyelidikan lanjutan,” kata Saiman.
Pihak kepolisian masih mendalami rangkaian peristiwa untuk memastikan penyebab dan kronologi kematian korban.
Keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut, sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Setelah proses pemeriksaan awal selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Polresta Banggai mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kondisi orang-orang di lingkungan sekitar, terutama mereka yang menunjukkan perubahan perilaku, tekanan berat, atau tanda-tanda membutuhkan dukungan.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Helmi Liana














