the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Parlemen

DPRD Parimo Minta Satgas PHL Awasi Dugaan Aktivitas Tambang di Balinggi dan Sausu

Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
30 Agustus 2026
in Parlemen
Reading Time: 3 mins read
Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
30 Agustus 2026
in Parlemen
Reading Time: 3 mins read
DPRD Parimo Minta Satgas PHL Awasi Dugaan Aktivitas Tambang di Balinggi dan Sausu

Ketua DPRD Parimo, Alfres Tonggiroh. (Foto: Ridho)

Baca Juga

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

PARIMO, theopini.id – Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Alfres Tonggiroh, meminta Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum Lingkungan (PHL) yang dibentuk pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap dugaan aktivitas pertambangan ilegal di wilayah perkebunan dan persawahan.

Hal itu, menyusul adanya temuan sejumlah peralatan di lokasi yang awalnya disebut sebagai area pembukaan jalan perkebunan di wilayah Desa Suli, Kecamatan Balinggi.

“Dapat dicek, itu memang awalnya kegiatan pembukaan jalan perkebunan. Kemudian ditemukan alat itu. Ada bekas alat, ada galon-galon, alat-alat, dan ada dompeng,” kata Alfres ditemui di ruang kerjanya, Jum’at, 28 Agustus 2026.

Menurutnya, informasi yang diterima di lapangan mengenai keberadaan aktivitas tersebut masih beragam.

Sebagian masyarakat menyebut aktivitas itu merupakan kegiatan lama, sementara informasi lainnya menyebut kondisi air sungai di lokasi sempat berubah antara keruh dan jernih.

“Menurut orang-orang di situ, ada yang mengatakan ini aktivitas lama. Tapi ada juga yang memberikan informasi bahwa sewaktu-waktu sungainya keruh, sewaktu-waktu jernih,” ujarnya.

Alfres menduga keberadaan peralatan tersebut berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas ilegal, yang belakangan mulai marak.

Namun, ia menegaskan dugaan tersebut perlu diawasi agar tidak berkembang menjadi aktivitas yang lebih luas.

“Jadi saya berpikir, mungkin kalau habis, mungkin coba-coba. Kalau ini tidak cepat diawasi, bisa berlanjut,” katanya.

Ia menyebut, kondisi di wilayah Suli saat ini sudah kembali kondusif, setelah dilakukan peninjauan.

“Tapi sekarang di Suli itu sudah tidak ada kegiatan. Karena memang masyarakat agak cepat keberatan. Jadi dugaan saya, mungkin karena sekarang aktivitas emas ini sedang marak, sehingga pembukaan jalan itu mungkin dicoba-coba untuk aktivitas tersebut,” ungkapnya.

Meski demikian, Alfres meminta Satgas PHL tidak berhenti melakukan pengawasan. Ia menilai keberadaan Satgas PHL harus dibarengi dengan tindakan langsung di lapangan untuk mencegah munculnya aktivitas serupa.

“Saya tetap berharap agar Satgas yang dibentuk ini harus bekerja. Jangan sampai bocor. Biasanya kan informasi bocor. Jadi Satgas harus turun,” tegasnya.

Alfres juga mengungkapkan bahwa dugaan aktivitas serupa tidak hanya ditemukan di Desa Suli, tetapi juga di wilayah Sausu.

Menurutnya, jika aktivitas pertambangan berlangsung di bagian hulu, dampaknya berpotensi memengaruhi aliran sungai di wilayah bawah.

“Kalau kita lihat, bukan cuma di Suli, di Sausu juga ada. Nah, kalau di Sausu berarti tetap akan memengaruhi sungai di bawah. Sementara di Balinggi itu ada luasan 5.535 hektare,” jelasnya.

Karena itu, Alfres menegaskan DPRD Parimo tidak menyetujui aktivitas pertambangan yang dilakukan di kawasan perkebunan maupun persawahan. Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi mengancam lahan pertanian masyarakat.

“Jadi kami di DPR tidak pernah setuju untuk aktivitas pertambangan di daerah-daerah perkebunan dan persawahan. Tidak pernah kita setuju itu,” tegas Alfres.

Ia menambahkan, pemerintah tidak boleh memberikan toleransi terhadap aktivitas pertambangan yang berpotensi merusak kawasan pertanian.

“Saya kira kita tidak bisa toleransi kalau ada aktivitas di sana, karena itu kan merusak lahan pertanian kita,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AlfresTonggiroh#DPRDParimo#KecamatanBalinggi#KecamatanSausu#parigimoutong#SatgasPHLParimo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Kejari Parimo Gagas Program Jaksa Peduli Aset, Sasar Tanah hingga Kendaraan Dinas

Next Post

Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

Novita Ramadhan

Novita Ramadhan

Related Posts

Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

13 Oktober 2026
APBD Perubahan Disahkan, Target PAD Parimo Rp261,43 Miliar

APBD Perubahan Disahkan, Target PAD Parimo Rp261,43 Miliar

13 Oktober 2026
Banmus DPRD Parimo Sampaikan Empat Rekomendasi dalam Rencana Kerja 2027

Banmus DPRD Parimo Sampaikan Empat Rekomendasi dalam Rencana Kerja 2027

29 September 2026
Bahas Ranperda Kesehatan, Pansus DPRD Parimo Pastikan Penanganan KLB Malaria

Bahas Ranperda Kesehatan, Pansus DPRD Parimo Pastikan Penanganan KLB Malaria

29 September 2026
Komisi II DPRD Parimo Soroti Persoalan di Balik Program Cetak Sawah Lewat RDP

Komisi II DPRD Parimo Soroti Persoalan di Balik Program Cetak Sawah Lewat RDP

22 September 2026
Komisi I DPRD Parimo Gelar RDP, Bahas Polemik Pembayaran Jasa Peta Desa Torue

Komisi I DPRD Parimo Gelar RDP, Bahas Polemik Pembayaran Jasa Peta Desa Torue

22 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Hilang Kontak Saat Melaut, Tiga Nelayan di Bangkep Ditemukan Selamat

Hilang Kontak Saat Melaut, Tiga Nelayan di Bangkep Ditemukan Selamat

15 Oktober 2026
Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

14 Oktober 2026
Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Lima BUMDes Banggai Produksi 13 Ton Arang Kelapa, Bidik Pasar Ekspor

Lima BUMDes Banggai Produksi 13 Ton Arang Kelapa, Bidik Pasar Ekspor

9 Oktober 2026
Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

14 Oktober 2026
Operasi Sarang Narkoba di Banggai, Polisi Sita Sabu dan Buku Catatan Penjualan

Operasi Sarang Narkoba di Banggai, Polisi Sita Sabu dan Buku Catatan Penjualan

11 Oktober 2026
Polda Sulteng Amankan Dua Terduga Pengguna Narkoba dalam Operasi di Tavanjuka

Polda Sulteng Amankan Dua Terduga Pengguna Narkoba dalam Operasi di Tavanjuka

9 Oktober 2026
Ajak Masyarakat Lestarikan Donor Darah, Hestiwati: Bagian dari Skrining Penyakit

Ajak Masyarakat Lestarikan Donor Darah, Hestiwati: Bagian dari Skrining Penyakit

10 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d