PARIMO, theopini.id – Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Hj. Hestiwati Nanga, menekankan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini.
“Lingkungan keluarga harus menjadi tempat pertama yang memberikan contoh, perhatian, kasih sayang, serta pembiasaan yang baik bagi tumbuh dan berkembangnya anak,” ujar Hestiwati saat membuka Sosialisasi Program Wajib Belajar 13 Tahun, 1 Tahun Prasekolah di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parimo, Rabu, 9 September 2026.
Menurutnya, anak mudah menyerap dan meniru hal yang mereka lihat maupun alami sehari-hari. Karena itu, pola asuh dan lingkungan keluarga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.
Pendidikan di sekolah, kata dia, harus mendapat dukungan keluarga. Tanggung jawab pendidikan anak perlu dibangun melalui kolaborasi satuan pendidikan, orang tua, pemerintah dan masyarakat.
“Anak yang kita harapkan menjadi generasi pintar dan cerdas harus sehat terlebih dahulu. Tumbuh dan berkembang secara seimbang juga harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.
Ia mengatakan, perhatian terhadap anak tidak hanya sebatas pendidikan, tetapi juga kesehatan, kasih sayang dan rasa aman. Hal itu menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Anak-anak membutuhkan perhatian dan kasih sayang setiap hari. Dari keluarga mereka mulai belajar mengenal kehidupan, membangun rasa aman, sekaligus membentuk karakter,” tuturnya.
Karena itu, Hestiwati mengajak pemerintah, satuan pendidikan, orang tua dan masyarakat mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun yang diawali satu tahun pendidikan prasekolah.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan program pendidikan sangat bergantung pada komunikasi, koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak,” tegasnya.
Ia menilai, setiap pihak memiliki peran dalam memastikan anak memperoleh kesempatan belajar dan tumbuh secara optimal.
“Anak-anak hari ini adalah masa depan bangsa dan masa depan Kabupaten Parimo. Apa yang kita berikan sejak usia dini akan menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
















