the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
15 September 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
15 September 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

Bupati Parimo, H Erwin Burase, didampingi Sekda Zulfinasran A Tiangso saat memimpin rapat koordinasi pengawasan BBM bersubsidi di ruang rapatnya, Selasa, 15 September 2026. (Foto: Aldi)

Baca Juga

Polisi Perketat Pemberantasan Narkotika di Sausu, 11 Paket Diduga Sabu Diamankan

77.013 Keluarga di Parimo Berisiko Stunting, 16.105 Belum Miliki Jamban Layak

Diskusi dengan Bupati Parimo, Warga Toriapes Kasimbar Keluhkan Akses Jalan Rusak

PARIMO, theopini.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H. Erwin Burase, memerintahkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk mengusut dan mengawasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH).

Pembentukan Satgas dinilai penting menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan BBM subsidi.

Keluhan itu, tidak hanya menyangkut antrean di SPBU, tetapi juga dugaan permainan distribusi, penggunaan identitas nelayan, hingga keterlibatan pihak-pihak tertentu yang mengambil keuntungan dari penyaluran BBM subsidi.

“Kalau berjalan dengan normal dan aturan diberlakukan, tidak ada masalah. Tapi kalau dalam mengeluarkan itu ada permainan, itulah yang menjadi masalah,” tegas Erwin dalam rapat koordinasi pengawasan BBM bersubsidi di ruang rapatnya, Selasa, 15 September 2026.

Menurutnya, persoalan distribusi BBM subsidi bukan hanya terlihat dari panjangnya antrean di sejumlah SPBU, tetapi juga menyangkut ketepatan penyaluran hingga penerima manfaat.

Erwin mengatakan, keluhan terkait BBM subsidi telah berlangsung cukup lama dan terjadi di banyak wilayah.

Karena itu, persoalan tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh untuk menemukan akar masalah dalam rantai distribusinya.

“Masalah ini sudah puluhan tahun. Bukan cuma satu wilayah, tapi hampir di seluruh wilayah. Kita perlu mencari titik temu, di mana sebenarnya masalahnya,” ujarnya.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap penyaluran BBM subsidi bagi nelayan. Bupati Erwin mengaku, menerima laporan mengenai barcode BBM subsidi nelayan yang tidak dapat digunakan karena tidak memiliki kuota, kosong saat dibagikan, bahkan ada nelayan yang belum menerima barcode.

“Ada yang diberikan barcode, tapi tidak ada lagi isi yang digunakan. Ada juga yang dibagi ternyata kosong, dan ada juga yang mungkin tidak diberikan. Ini yang perlu kita sosialisasikan, seperti apa solusinya,” katanya.

Selain persoalan barcode dan kuota, Erwin menyoroti dugaan adanya pihak-pihak tertentu, termasuk calo atau oknum yang memanfaatkan penyaluran BBM subsidi.

Persoalan lain yang perlu ditelusuri, adalah penggunaan KTP nelayan untuk kepentingan pihak lain dalam mendapatkan BBM subsidi.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membuat nelayan yang seharusnya menerima manfaat justru kesulitan mendapatkan BBM sesuai haknya.

Erwin juga mengungkap, adanya laporan masyarakat yang menduga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) terlibat dalam permainan distribusi BBM subsidi.

“Laporan banyak sebenarnya ke saya. Bahkan ada yang langsung menyebutkan nama oknum-oknum ASN yang bermain. Saya berharap tidak benar, tapi kalau benar harus segera ditindaklanjuti dan diberikan sanksi yang tegas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kemungkinan adanya penggunaan data atau identitas nelayan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dalam penyaluran BBM subsidi.

“Jangan sampai ada permainan. Contoh, kapal-kapal yang mungkin tidak ada tapi dikeluarkan, atau mungkin wilayah operasi kapal itu dikeluarkan di sana, tetapi BBM-nya dijual di sini,” jelasnya.

Menurutnya, praktik semacam itu perlu diperiksa karena dapat membuat kuota BBM subsidi tidak lagi dinikmati masyarakat yang menjadi sasaran program.

Karena itu, Satgas yang dibentuk nantinya diharapkan tidak hanya menerima laporan, tetapi aktif melakukan pengawasan dan pemeriksaan di lapangan bersama APH.

Pengawasan juga perlu diarahkan pada proses pendataan penerima, penggunaan barcode, kuota, hingga distribusi di tingkat SPBU.

“Kita perlu merumuskan bersama kebijakan yang akan kita ambil. Kita bersama dengan APH, terutama mencari titik temu di mana sebenarnya masalahnya,” katanya.

Erwin meminta persoalan tersebut tidak berhenti pada rapat dan laporan masyarakat. Hasil pembahasan harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret, termasuk menyusun poin-poin pengawasan agar potensi pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi dapat dicegah.

“Kalau berjalan normal dan aturan diberlakukan, tidak masalah. Tapi kalau ada permainan, itu yang harus kita tindak,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #ErwinBurase#parigimoutong#PemdaParimo#SatgasBBM#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Pemda Parimo Nilai Kendaraan BMD Sebelum Lelang Terbuka

Next Post

KPM PKH Parimo yang Sejahtera Dialihkan ke Program Pemberdayaan Ekonomi

Novita Ramadhan

Novita Ramadhan

Related Posts

Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

6 Oktober 2026
Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

6 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

5 Oktober 2026
Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

5 Oktober 2026
DLH Parimo Usul Tim Terpadu Awasi Pertambangan Rakyat, Libatkan Provinsi dan Kabupaten

DLH Parimo Usul Tim Terpadu Awasi Pertambangan Rakyat, Libatkan Provinsi dan Kabupaten

4 Oktober 2026
Dilantik Kapolri, Irjen Rizal Irawan Resmi Jabat Kapolda Sulawesi Tengah

Dilantik Kapolri, Irjen Rizal Irawan Resmi Jabat Kapolda Sulawesi Tengah

4 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Polisi Perketat Pemberantasan Narkotika di Sausu, 11 Paket Diduga Sabu Diamankan

Polisi Perketat Pemberantasan Narkotika di Sausu, 11 Paket Diduga Sabu Diamankan

6 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 219 km TimurLaut TARAKAN-KALTARA

6 Oktober 2026
77.013 Keluarga di Parimo Berisiko Stunting, 16.105 Belum Miliki Jamban Layak

77.013 Keluarga di Parimo Berisiko Stunting, 16.105 Belum Miliki Jamban Layak

6 Oktober 2026
Diskusi dengan Bupati Parimo, Warga Toriapes Kasimbar Keluhkan Akses Jalan Rusak

Diskusi dengan Bupati Parimo, Warga Toriapes Kasimbar Keluhkan Akses Jalan Rusak

6 Oktober 2026
Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

6 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Nasri Masuk Masa Pensiun, Rizal Irawan Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng

Nasri Masuk Masa Pensiun, Rizal Irawan Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng

3 Oktober 2026
JATAM Sulteng Temukan 81,11 Persen Konsesi Nikel di Banggai Masuk Kawasan Hutan

JATAM Sulteng Temukan 81,11 Persen Konsesi Nikel di Banggai Masuk Kawasan Hutan

30 September 2026
77.013 Keluarga di Parimo Berisiko Stunting, 16.105 Belum Miliki Jamban Layak

77.013 Keluarga di Parimo Berisiko Stunting, 16.105 Belum Miliki Jamban Layak

6 Oktober 2026
TP-PKK Parimo Sosialisasikan Stunting, CKG dan Pencegahan TBC kepada Kader

TP-PKK Parimo Sosialisasikan Stunting, CKG dan Pencegahan TBC kepada Kader

2 Oktober 2026
Wagub Sulteng Pastikan Anggaran Kebudayaan Tetap Diperhatikan di Tengah Efisiensi

Wagub Sulteng Pastikan Anggaran Kebudayaan Tetap Diperhatikan di Tengah Efisiensi

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d