the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Izin Hanya 17 Hektare, Bukaan Tambang Disebut Capai 100 Hektare di Kayuboko

the OPINIbythe OPINI
21 September 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
21 September 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Izin Hanya 17 Hektare, Bukaan Tambang Disebut Capai 100 Hektare di Kayuboko

Lokasi IPR Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parimo. (Foto: Oppie)

Baca Juga

Terdampak Kekeringan, 94 KK di Mepanga Terima Bantuan Beras

Sulteng Dapat Alokasi Pengembangan Bawang Putih 3.000 Hektare pada 2026

Parimo Kantongi Bantuan Pertanian Rp164 Miliar, Kakao Terbesar

PARIMO, theopini.id – Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Blok Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kembali disorot.

Yayasan Hijau untuk Keadilan Indonesia (YHKI) menyebut, terdapat ketimpangan antara luas izin pertambangan rakyat (IPR) yang tercatat secara resmi dengan bukaan tambang di lapangan.

Data DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, dari Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Blok Kayuboko seluas 99,88 hektare, baru tiga IPR yang diterbitkan dengan total luas 17 hektare. Sementara hasil peninjauan lapangan Dinas ESDM dan Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Tengah yang juga diakui DPMPTSP menemukan bukaan tambang aktual sekitar 100 hektare.

“Kalau memang ada niat menegakkan hukum, mustahil aktivitas tambang ilegal seluas ratusan hektare bisa berjalan bertahun-tahun tanpa penindakan berarti. Diamnya aparat dan pemerintah daerah terhadap kerusakan sebesar ini bukan lagi soal kelalaian, tapi patut diduga sebagai pembiaran yang disengaja,” kata Direktur Eksekutif YHKI, Africhal Khmana’l, dalam siaran pers yang ditandatangani pada Minggu, 20 September 2026.

Data tersebut disampaikan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah melalui surat Nomor 500.16.7.2/856/T.Data/DPMPTSP tertanggal 2 September 2026.

Tiga IPR yang tercatat masing-masing berada di bawah Koperasi Produsen Cahaya Sukses Kayuboko dengan luas 6 hektare, Koperasi Produsen Sinar Emas Kayuboko seluas 7 hektare, dan Koperasi Produsen Kayuboko Rakyat Sejahtera seluas 4 hektare.

Ketiganya diterbitkan pada 21 April 2025 dengan komoditas emas. Jika dijumlahkan, luas ketiga izin tersebut mencapai 17 hektare.

Namun, kondisi di lapangan disebut jauh berbeda. Hasil peninjauan lapangan Dinas ESDM dan Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Tengah menemukan bukaan tambang aktual kurang lebih 100 hektare.

Aktivitas tersebut, disebut telah berlangsung sejak 2017 dan terus meluas hingga mendekati permukiman serta sumber air.

Menurut YHKI, perbedaan antara luas izin resmi dan kondisi di lapangan semestinya menjadi perhatian serius pemerintah.

“Ketimpangan yang begitu besar antara data resmi dan kondisi lapangan ini, menurut YHKI, seharusnya menjadi alarm keras bagi Gubernur, bukan justru diikuti dengan pembukaan izin baru di lokasi yang sama,” kata Africhal Khmana’l.

YHKI kemudian mempertanyakan sikap Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap aktivitas PETI yang disebut berlangsung secara masif dan terbuka selama bertahun-tahun.

Menurut YHKI, kewenangan pengawasan yang menurut DPMPTSP telah diserahkan kepada Gakkumdu dan dikoordinasikan dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah serta Dinas ESDM belum menghasilkan tindakan penertiban yang dinilai berarti.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menjadi sorotan. YHKI menyebut pemerintah daerah sejak awal turut memberikan rekomendasi sebagai dasar izin lokasi, namun dinilai belum menunjukkan langkah nyata dalam menangani dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Dampak tersebut antara lain berupa sedimentasi serta gangguan aliran sungai dan irigasi yang, menurut YHKI, telah dikonfirmasi oleh Dinas ESDM dan Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Tengah.

Dampaknya disebut terjadi di Desa Kayuboko, Desa Air Panas, dan Desa Olaya.

YHKI Soroti IPR Baru

Di tengah persoalan tersebut, YHKI juga mempertanyakan penerbitan IPR tambahan di lokasi yang sama.

Menurut YHKI, penerbitan izin baru menjadi persoalan karena dilakukan ketika persoalan ketimpangan antara izin dan kondisi lapangan, serta dugaan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan, belum sepenuhnya terselesaikan.

YHKI juga menyebut belum ada audit menyeluruh terhadap tiga IPR yang sebelumnya telah berstatus hold.

Karena itu, YHKI mendesak Gubernur Sulawesi Tengah membuka kepada publik dasar pertimbangan, kajian lingkungan, serta proses penerbitan IPR baru di Blok Kayuboko.

Mereka menilai informasi tersebut penting dibuka kepada publik untuk menjelaskan dasar penerbitan izin baru di tengah temuan aktivitas pertambangan dan kerusakan lingkungan di kawasan tersebut.

Selain itu, YHKI meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan keterlibatan pihak-pihak yang disebut memiliki pengaruh terhadap keberlangsungan aktivitas PETI di Kayuboko.

YHKI menduga terdapat aktor dari kalangan pejabat, aparat maupun pemodal yang memiliki kepentingan di balik aktivitas pertambangan tersebut.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Galvin

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DinasESDMSulteng#DPMPTSPSulteng#parigimoutong#Sulteng#TabangKayuboko#WPRKayuboko#YHKI
Previous Post

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 34 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

Next Post

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Terdampak Kekeringan, 94 KK di Mepanga Terima Bantuan Beras

Terdampak Kekeringan, 94 KK di Mepanga Terima Bantuan Beras

5 November 2026
Buku Daur Hidup Masyarakat Parimo Dokumentasikan Tradisi Empat Suku

Buku Daur Hidup Masyarakat Parimo Dokumentasikan Tradisi Empat Suku

5 November 2026
Bupati Parimo Lantik dan Kukuhkan Pejabat Eselon II serta Fungsional, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik dan Kukuhkan Pejabat Eselon II serta Fungsional, Berikut Nama-namanya

5 November 2026
492 Hektare Sawah Tak Lagi Produktif, Gubernur Sulteng Desak PT IMNI Bayar Kompensasi

492 Hektare Sawah Tak Lagi Produktif, Gubernur Sulteng Desak PT IMNI Bayar Kompensasi

5 November 2026
Pemprov Sulteng Dorong Inovasi Teknologi yang Berdampak bagi Masyarakat

Pemprov Sulteng Dorong Inovasi Teknologi yang Berdampak bagi Masyarakat

4 November 2026
Tekan Risiko Kematian Ibu, Parimo Bidik Edukasi Kesehatan Reproduksi Sejak Remaja

Tekan Risiko Kematian Ibu, Parimo Bidik Edukasi Kesehatan Reproduksi Sejak Remaja

4 November 2026

ARTIKEL TERKINI

Terdampak Kekeringan, 94 KK di Mepanga Terima Bantuan Beras

Terdampak Kekeringan, 94 KK di Mepanga Terima Bantuan Beras

5 November 2026
Sulteng Dapat Alokasi Pengembangan Bawang Putih 3.000 Hektare pada 2026

Sulteng Dapat Alokasi Pengembangan Bawang Putih 3.000 Hektare pada 2026

5 November 2026
Parimo Kantongi Bantuan Pertanian Rp164 Miliar, Kakao Terbesar

Parimo Kantongi Bantuan Pertanian Rp164 Miliar, Kakao Terbesar

5 November 2026
Terduga Pelaku Curanmor di Parigi Ditangkap di Sigi, Motor Korban Diamankan

Terduga Pelaku Curanmor di Parigi Ditangkap di Sigi, Motor Korban Diamankan

5 November 2026
Seragam Gratis dan Sekolah Satu Atap, Upaya Parimo Tekan ATS

Seragam Gratis dan Sekolah Satu Atap, Upaya Parimo Tekan ATS

5 November 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Buku Daur Hidup Masyarakat Parimo Dokumentasikan Tradisi Empat Suku

Buku Daur Hidup Masyarakat Parimo Dokumentasikan Tradisi Empat Suku

5 November 2026
Wakapolda Sulteng Edukasi Pelajar SMA Madani tentang Bahaya Narkoba

Wakapolda Sulteng Edukasi Pelajar SMA Madani tentang Bahaya Narkoba

2 November 2026
Melinda Aksa Dorong Rumah Gizi dan Dapur B2SA Hadir di 153 Kelurahan

Melinda Aksa Dorong Rumah Gizi dan Dapur B2SA Hadir di 153 Kelurahan

2 November 2026
Cetak Sawah Belum Optimal, Pemda Parimo Siapkan Rotasi Komoditas dan Irigasi

Cetak Sawah Belum Optimal, Pemda Parimo Siapkan Rotasi Komoditas dan Irigasi

4 November 2026
Wagub Reny Ajak Pemuda Buol Jaga Persatuan dan Tangkal Hoaks

Wagub Reny Ajak Pemuda Buol Jaga Persatuan dan Tangkal Hoaks

31 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d