Wabup Badrun Buka MTQ Kabupaten Parimo di Desa Pelawa Baru

PARIMO, theopini.id – Wakil Bupati (Wabup), Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Badrun Nggai, SE membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-16 tingkat kabupaten, di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Jum’at malam, 25 November 2022.

Pembukaan MTQke-16 tersebut, diawali dengan defile kafilah dari  23 Kecamatan se Kabupaten Parimo memperkenalkan potensi hingga prestasi masing-masing wilayah.

Baca Juga : Dewan Hakim, Petugas IT dan Panitra MTQ Tingkat Kabupaten Parimo Dikukuhkan

“Pelaksanaan MTQ ke 16, hakekatnya adalah membina ukhuwah islamiyah dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan syiar islam di Kabupaten Parimo,” ungkap Badrun, saat menyampaikan sambutannya.  

Selain itu, momentum MTQ juga hendaknya dapat dijadikan sebagai salah satu tonggak dalam membina qori dan qori’ah berkelanjutan untuk mengembangkan generasi qur’ani yang berkualitas.

“Saya berharap event MTQ ke-16 ini, para hakim dan dewan juri menilai lebih selektif dan seobjektif mungkin. Tentu juga bagi peserta yang mengikuti lomba ini, saya berharap tidak ada lagi yang menggunakan peserta dari luar Kabupaten Parimo,” harapnya.

Pelaksanaan MTQ ini, kata dia, juga dapat menjadi sarana pembelajaran dan evaluasi bagi kemajuan masyarakat dalam memahami, menghayati serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan dimulai dari pemahaman isi kandungan ayat-ayat suci Al Qur’an.

Melalui perhelatan MTQ tingkat Kabupaten Parimo, Wabup mengajak selutuh masyarakat untuk merefleksikan diri, berzikir dan bertafakur untuk membangun akhlak dan peradaban.

Baca Juga : Wabup Badrun Resmikan MTQ ke-17 Tingkat Kecamatan Moutong

Dia mengimbau, peserta dan seluruh masyarakat terus menjaga suasana aman, damai dan harmonis selama MTQ ini berlangsung.

“Soal keamanan dan ketertiban saya harap tugas panitia, juga Pemerintah Kecamatan dan desa bertanggung jawab untuk bersama mengamankan jalannya event ini. Sehingga pada kegiatan MTQ ini nantinya bisa berjalan sukses dan lancar,” tukasnya.

Sumber : Bagian Prokopim Setda Parimo

Komentar