PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura meminta kesediaan Presiden RI, Joko Widodo untuk meresmikan smelter tembaga dan besi di Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Palu.
“Saya sudah menyampaikan secara lisan langsung kepada Presiden, untuk meresmikan smelter tembaga dan besi milik PT Wan Hang ini. Sehingga saya pastikan progresnya sudah sampai di mana, ungkap Gubernur, saat meninjau smelter tembaga dan besi di Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Palu, Kamis, 26 Januari 2023.
Baca Juga : Menkopolhukam Minta Gubernur Pastikan Iklim Investasi di Sulteng
Dia meminta Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, agar segera memperbaiki jalan akses masuk smelter.
Sementara, jalan pada kawasan menjadi tanggung jawab pemilik smelter untuk melakukan perbaikan.
“Saya minta pengelola KEK terus memberikan pelayanan terbaik kepada insvestor yang akan membangun industri di KEK, baik dari sisi perizinan dan pemanfaatan lahan,” ujarnya.
Selain itu, ia menilai, agar investor bisa serius untuk berinvestasi di KEK, sebaiknya harus menetapkan harga tanah tertinggi di lokasi tersebut.
Gubernur juga meminta seluruh pihak untuk memberikan jaminan kenyamanan berinvestasi di lokasi KEK.
“Akan ada 20.000 tenaga kerja yang direkrut dengan adanya smelter tembaga dan besi PT Wan Hang. Ini luar biasa, betapa banyaknya terbantu anak-anak kita ke depan. Kita siapkan skill sesuai kebutuhan industri melalui BLK Palu,” tukasnya.
Olehnya, Guber meminta dukungan seluruh pihak terhadap upaya pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan terus menjaga kedamaian dan kebersamaan.
Baca Juga : Bentrok di PT GNI, Kapolda Sulteng Akui Kekuatan Pengamanan Minim
“Hal ini kebanggaan kita semua, masyarakat Sulawesi Tengah dan terus berjuang untuk membangun daerah ini lebih cepat lagi,” pungkasnya.
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan







Komentar