YOGYAKARTA, theopini.id – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menegaskan, dirinya optimis pemerintah akan mampu mencapai target penurunan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem pada 2024.
“Sisa waktu ini kita genjot terus, optimis kita bisa (mencapai target),” tegas Wapres, di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Sabtu, 4 Februari 2023.
Baca Juga : Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Diminta Berikan Perhatian Khusus
Dia menerangkan, target penurunan kemiskinan saat ini adalah target yang ditetapkan sebelum terjadi pandemi Covid-19.
Menurutnya, pandemi Covid-19 yang melanda hampir tiga tahun terakhir telah memperberat upaya penanggulangan, baik kemiskinan maupun kemiskinan ekstrem.
“Kita masih berkeinginan dengan berbagai cara melakukan langkah-langkah lebih efektif dan juga terobosan-terobosan dengan mempercepat gerakan, mengkoordinasikan semua langkah, dan kemudian membuat sasaran-sasaran prioritas dimana angka kemiskinan itu tinggi,” ujarnya.
Sebagai contoh, kata dia, saat ini terdapat 12 provinsi yang telah menjadi sasaran prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem.
“Kita inginkan masih tetap 2024 itu 0 persen. Artinya kita masih tetap berkeinginan. Bahwa itu karena adanya pandemi memang terhambat, sehingga memang lebih berat,” ungkapnya.
Baca Juga : Atasi Kemiskinan di Parimo, Alfres: Harus Didukung Regulasi
Diketahui, Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan di Indonesia sekitar 7 persen dan kemiskinan ekstrem mendekati 0 persen pada 2024.
Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) menilai hal tersebut sulit dicapai apabila tata kelola upaya penanggulangan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem tidak diubah.







Komentar