the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Penutupan Tambang Emas, WALHI : Pemerintah Jangan Tebang Pilih

the OPINIbythe OPINI
24 Januari 2022
in Daerah, Headline, Hukum Kriminal
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
24 Januari 2022
in Daerah, Headline, Hukum Kriminal
Reading Time: 3 mins read
Lahan Eks Tambang Akan Dioptimalkan Menjadi Areal Pertanian Produktif

Ilustrasi

Baca Juga

Diduga Curi Motor dan HP Teman saat Tertidur, Pria di Palu Ditangkap Polisi

Pemprov Sulteng Andalkan Inovasi SEHATI dan Pemberdayaan Petani Miskin di IGA 2026

Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

PALU, theopini.id – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, harus tegas dalam menyikapi persoalan aktivitas tambang emas di wilayah setempat.

“Semestinya pemerintah harus tegas, tidak memilih-milih. Karena, diluar dari pemerintah yang berwenang, banyak lembaga seperti kami yang menuding begitu. Harusnya pemerintah jangan tebang pilih dalam memutuskan penutupan aktivitas tambang emas.” ungkap Direktur WALHI Sulawesi Tengah, Sunardi Katili, saat dihubungi di Palu, Senin 24 Januari 2022.

Hal itu, disampaikan WALHI menyusul penutupan sementara aktivitas PT Trio Kencana yang telah mengantongi izin, ditengah maraknya tambang emas ilegal di wilayah Parimo yang tak ikut ditutup.


Sunardi menyebut, jika Pemda Parimo akan melakukan penertiban, sebaiknya dilakukan secara keseluruhan dan lebih dimaksimalkan lagi.

Sehingga, tidak lagi terjadi konflik dan adanya korban jiwa, hingga kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang emas di wilayah tersebut.

“Bagi WALHI, tambang emas diduga ilegal harus ditertibkan. Hal itu menjadi peranan pemerintah dan yang berwenang mengeluarkan izin,” kata Undeng sapaan akrabnya.

WALHI khawatir, aktivitas tambang emas yang tidak secara tegas disikapi pemerintah akan menjadi penyebab gesekan ditengah masyarakat. Ia mencontohkan seperti aksi penolakan yang dilakukan Aliansi Petani Peduli Lingkungan di Kecamatan Kasimbar yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Dia menilai, jika pemerintah tidak maksimal dan tanggap merespon persoalan aktivitas tambang emas tersebut, dikhawatirkan akan menjadi bom waktu.

“Harus tanggap, dan sesegera mungkin menertibkan persoalan tambang emas baik legal dan ilegal. Sebab, reaksi terhadap itu (tambang emas) sudah kelihatan,” ujarnya.

Prinsipnya bagi WALHI aktivitas tambang emas tersebut harus ditertibkan pemerintah secara adil. Sebab melihat pengalaman sebelumnya, meskipun telah dilakukan penutupan tetap saja akan kembali beraktivitas.

“Kalau pengalaman ditutup (tambang emas) muncul lagi, karena ini berkaitan dengan kehidupan. Baiknya pemerintah mengatur dengan baik,” tuturnya.
Dia menuturkan, bila nanti pada akhirnya aktivitas tambang emas mengakibatkan kerusakan lingkungan, harus ada jaminan dari badan atau lembaga terkait untuk bertanggung jawab.

“Mungkin positifnya pemerintah mau tertibkan dan mungkin hingga mencabut izin, tapi harapan kami kalau seperti itu harus semuanya,” pungkasnya.

Sebelumnya, penutupan pertambangan berizin tersebut, menimbulkan banyak pertanyaan ditengah maraknya aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kabupaten Parimo.

Salah satunya, dari anggota DPRD dari Partai PKS, Muhamad Fadli, SP.d, yang meminta pemerintah tak tebang pilih dalam menyikapi aktivitas tambang emas di wilayah setempat.

Menurutnya, aktivitas tambang emas ilegal yang telah mengakibatkan kerugian dan kerusakan lingkungan yang semakin besar dan meluas harus segera ditindak lanjuti oleh aparat penegak hukum dan lembaga yang berwenang lainnya.

“Penegakan yang dilakukan pihak kepolisian, sebaiknya jangan menunggu pemerintah dulu, karena aturan undang-undang sudah mengamanatkan itu,” tegasnya.

Laporan : Novita Ramadhan

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Previous Post

Mendagri: Pemerintah Sependapat Pemilu Dijadwalkan 14 Februari 2022

Next Post

Kementerian ATR/BPN Antisipasi Penyelesaian Permasalahan Tanah

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Diduga Curi Motor dan HP Teman saat Tertidur, Pria di Palu Ditangkap Polisi

Diduga Curi Motor dan HP Teman saat Tertidur, Pria di Palu Ditangkap Polisi

3 November 2026
Pemprov Sulteng Andalkan Inovasi SEHATI dan Pemberdayaan Petani Miskin di IGA 2026

Pemprov Sulteng Andalkan Inovasi SEHATI dan Pemberdayaan Petani Miskin di IGA 2026

3 November 2026
Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

3 November 2026
Pemda Banggai Sosialisasikan Surat Edaran Optimalisasi Program JKN

Pemda Banggai Sosialisasikan Surat Edaran Optimalisasi Program JKN

3 November 2026
Kapolda Sulteng Ajak Pelaku Usaha Perkuat Pencegahan Karhutla

Kapolda Sulteng Ajak Pelaku Usaha Perkuat Pencegahan Karhutla

3 November 2026
Buka UKW PWI Parimo, Erwin Burase Tekankan Profesionalisme dan Integritas Wartawan

Buka UKW PWI Parimo, Erwin Burase Tekankan Profesionalisme dan Integritas Wartawan

3 November 2026

ARTIKEL TERKINI

Diduga Curi Motor dan HP Teman saat Tertidur, Pria di Palu Ditangkap Polisi

Diduga Curi Motor dan HP Teman saat Tertidur, Pria di Palu Ditangkap Polisi

3 November 2026
Pemprov Sulteng Andalkan Inovasi SEHATI dan Pemberdayaan Petani Miskin di IGA 2026

Pemprov Sulteng Andalkan Inovasi SEHATI dan Pemberdayaan Petani Miskin di IGA 2026

3 November 2026
Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

3 November 2026
Kebakaran Gambut di Bolano Lambunu, BPBD Parimo Ingatkan Ancaman Titik Api

Kebakaran Gambut di Bolano Lambunu, BPBD Parimo Ingatkan Ancaman Titik Api

3 November 2026
Pemprov Sulteng Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Mata

Pemprov Sulteng Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Mata

3 November 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Polda Sulteng Sosialisasikan Ruang Henti Khusus Motor, Palu Jadi Lokasi Percontohan

Polda Sulteng Sosialisasikan Ruang Henti Khusus Motor, Palu Jadi Lokasi Percontohan

1 November 2026
Tujuh Ruas Jalan di Kota Gorontalo Diperbaiki, Ini Sumber Anggarannya

Tujuh Ruas Jalan di Kota Gorontalo Diperbaiki, Ini Sumber Anggarannya

31 Oktober 2026
Melinda Aksa Dorong Rumah Gizi dan Dapur B2SA Hadir di 153 Kelurahan

Melinda Aksa Dorong Rumah Gizi dan Dapur B2SA Hadir di 153 Kelurahan

2 November 2026
Makassar Half Marathon 2027 Ditargetkan Hadirkan 12.000 Pelari

Makassar Half Marathon 2027 Ditargetkan Hadirkan 12.000 Pelari

1 November 2026
Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

30 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d