Pemda Parimo Siapkan Rumah Tunggu Rujukan di Makassar, Segini Tarifnya

PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menyiapkan rumah tunggu rujukan untuk masyarakat yang mendampingi keluarganya saat menjalani pengobatan di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Rumah tunggu rujukan telah disiapkan sejak 2021, dan diperpanjang kontraknya agar bisa dimanfaatkan masyarakat di tahun ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Parimo, Elen Ludia Nelwan, di Parigi, Kamis, 9 Februari 2023.

Baca Juga : Rumah Tunggu Rujukan di Makassar Mulai Dimanfaatkan Warga Parimo

Menurutnya, rumah tunggu rujukan merupakan inisiatif Bupati Parimo, yang pernah menjalani penanganan medis di Makassar.

Tujuannya, untuk meringankan beban masyarakat Kabupaten Parimo yang menjalani kehidupannya di Makassar.

“Alamatnya di jalan Griya Prima Tonasa A1 No 3 Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar,” kata dia.

Di rumah tunggu rujukan itu, telah dilengkapi beberapa fasiltas, seperti empat kamar tidur untuk masing-masing satu orang pasien yang menjalani pengobatan.

Apabila pasien didampingi banyak anggota keluarga saat berobat, maka dapat menempati ruang tamu di rumah tersebut.

“Selain itu, ada AC, kamar mandi, air bersih, listrik, kelengkapan dapur, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Elen menyebut, masyarakat cukup membayar tarif sebesar Rp 200 ribu selama menempati rumah tersebut, tanpa pembatasan jumlah anggota keluarga yang mendampingi.

“Entah membawa keluarga 10 orang, bahkan lebih dari itu dibolehkan,” kata dia.

Tarif sebesar Rp 200 ribu itu, untuk pembiayaan listrik, air dan sampah. Ia menilai, nominal tarif itu, masih di bawah standar bila dibandingkan membayar sewa penginapan di Makassar.

“Rata-rata tarif per hari di sana Rp 550 ribu. Itu belum untuk makan setiap hari, sekali makan saja bisa sampai Rp 30 ribu. Ditambah lagi keperluan lain, pasti pengeluaran membengkak,” kata dia.

Baca Juga : Wabup Parimo Minta Dinkes Segera Operasikan Gedung PSC 119

Dia mengatakan, bila masyarakat akan menempati rumah tunggu rujukan itu, cukup membawa beras, serta bahan makanan yang tahan lama, dengan jumlah sesuai kebutuhan masing-masing.

“Bisa bawa ikan garam, rempah dan lain lain. Di sana juga telah disiapkan empat karpet besar, untuk keluarga pasien yang tidur di ruang tamu,” pungkasnya.

Sumber: Humas DKIPS Parimo

Komentar