PARIMO, theopini.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memulai pelaksanaan gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) daftar pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 secara serentak seluruh Indonesia, mulai Minggu, 12 Februari.
Gerakan Coklit, juga akan dilakukan Pantarlih yang telah dipilih KPU Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari tahapan pemutahiran data pemilih.
Baca Juga : KPU Sulteng Ajak Parpol Kawal Pemutakhiran Data Pemilih
“Besok, kami akan melakukan serangkaian kegiatan. Mulai dari pelantikan Pantarlih, Bimbingan Teknis (Bimtek) singkat dan Coklit,” ungkap Ketua KPU Parimo, Dirwan Korompot, di Parigi, Sabtu, 11 Februari 2023.
Menurutnya, Pantarlih akan mendatangi rumah warga satu per satu, untuk mencocokan data warga, yang memiliki hak pilih, namun belum masuk dalam format A-Daftar Pemilih.
Kemudian, mencoret data warga yang tidak memenuhi syarat sebagai wajib pilih. Sehingga, dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam gerakan Coklit tersebut.
“Masyarakat dapat menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Harapan kami, ada informasi yang kami dapatkan dalam gerakan Coklit ini,” kata dia.
Usai Pantarlih melakukan tugasnya, kata dia, akan dilakukan penempelan stiker dimasing-masing rumah sebagai bukti telah dilakukan Coklit.
Dia mengatakan, masing-masing kecamatan menyasar beberapa pejabat yang akan didahulukan dalam gerakan Coklit serentak.
“Sebenarnya, pelantikan Partarlih dilaksanakan pada 6 Februari 2023. Namun ada perubahan jadwal karena adanya restrukturisasi pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tambahnya.
Baca Juga : Anggota PPS Ikut Bimtek Soal Tugas, Wewenang dan Kewajiban
Dia berharap, pelaksanaan Coklit berjalan dengan baik, dan mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak, guna suksesnya Pemilu 2024.
“Kami berharap Partai Politik (Parpol) bisa ikut mengawal tahapan ini, begitu juga pihak terkait lainnya,” pungkasnya.







Komentar