PARIMO, theopini.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkapkan progres Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) telah mencapai 63 persen.
“Hingga kini, Pantarlih masih terus bekerja melakukan Coklit sampai 14 Maret 2023,” ungkap Anggota KPU Parimo, Sulfiana, di Parigi, Kamis, 2 Maret 2023.
Baca Juga : Berjalan 10 Hari, Begini Kendala yang Dihadapi Pantarlih Saat Coklit
Dia mengatakan, dari 338.913 jiwa total Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) untuk Pemilu 2024, yang sudah dicoklit sebanyak 212.166 jiwa.
Hal itu, berdasarkan rekap data pemilih dari Pantarlih dimasing-masing wilayah kerjanya yang dilakukan pada 10 hari pelaksanaan Coklit.
“Kalau jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), kami belum list. Tapi dalam satu desa dipastikan sudah ada yang mencapai 100 persen data pemilihnya tercoklit,” kata dia.
Menurutnya, Kabupaten Parimo memiliki TPS yang berlokasi di wilayah tersulit, di antaranya Kecamatan Sausu, Kecamatan Toribulu, Kecamatan Kasimbar, Kecamatan Tinombo Selatan, Kecamatan Tinombo, dan Kecamatan Palasa.
Dari hasil monitoring dan evaluasi KPU Parimo, lanjutnya, TPS tersulit dibeberapa kecamatan sudah dilakukan Coklit oleh Pantarlih.
“Kemarin, anggata KPU sudah melakukan pemantauan proses Coklit di TPS tersuli di Kecamatan Tinombo,” ujarnya.
Kemudian, data pemilih TPS khusus yang berlokasi di dalam Lapas Kelas III Parigi, tidak dilakukan Coklit oleh Pantarlih.
Baca Juga : Terima Laporan Soal Pantarlih, Bawaslu Khawatir Pengaruhi Hasil Coklit
Namun, KPU Parimo telah melayangkan surat ke pihak Lapas, meminta data Warga Binaan (Wabin) untuk dilakukan pengecekan.
“Kami akan memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Wabin, dan menyampaikan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Parimo,” pungkasnya.














