Data BPS, Produksi Durian di Parimo Mencapai 30,542 Ton

PARIMO, theopini.id Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengungkapkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi buah durian wilayah tersebut mencapai 30,542 ton.

“Dengan luas panen sebesar 2.083 hektare, tersebar di enam sentra, yaitu Kecamatan Torue, Kasimbar, Toribulu, Tinombo Selatan, Parigi Selatan, dan Sausu,” beber Sekretaris TPHP Parimo, Nurhidayah, dalam rapat persiapan Festival Durian Internasional, Jum’at, 17 Maret 2023.

Baca Juga: Ada 8 Event Akan Digelar di Parimo Tahun Ini, Berikut Persiapannya

Menurutnya, letak geografis Kabupaten Parimo yang dilalui garis Khatulistiwa, menyebabkan durian dapat dipanen sepanjang tahun, tanpa harus menggunakan teknologi atau rekayasa buah.

Kisaran panen raya, kata dia, diprediksi terjadi antara Juni hingga Juli. Bahkan, pengembangan durian Varietas Montong yang menjadi icon Kabupaten Parimo sudah secara intensif. Sehingga memenuhi preferensi pasar atau konsumen.

Dia menuturkan, varietas durian yang dikembangkan di Kabupaten Parimo, antara lain Montong, Musang king, Durian Hitam, Matahari, Super Tembaga, Bawor, Petruk dan Durian Lokal Raja.

“Serta jenis lokal lainnya, yang belum teridentifikasi. Durian tersebut, telah didukung dengan pemasaran yang cukup baik,” ujarnya.

Hal ini terbukti, lanjutnya, dengan kerja sama Pemerintah Daerah (Pemda) dengan tiga Perusahaan eksportir buah, yakni PT Indo Fruit, PT Agro Semesta dan PT Laris Manis Utama.

Perusahan tersebut, memasarkan durian Kabupaten Parimo kesejumlah kota, seperti Jakarta, Surabaya, Kalimantan hingga China.

“Tentunya Pemda harus membuat rangkaian acara yang akan dikerjakan dengan melibatkan lintas sektoral,” kata dia.

Baca Juga: Bupati Sigi Paparkan Program Pertanian Dihadapan Mentan

Selain itu, Pemda juga harus melibatkan sejumlah provinsi di Indonesia yang merupakan daerah sentra durian serta negara lain dengan kesamaan potensi.

Sumber: Bagian Prokopim Setda Parimo

Komentar