462 Jiwa Warga Toribulu Parimo Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir Bandang

PARIMO, theopini.idSebanyak 462 jiwa warga terpaksa mengungsi akibat bencana banjir bandang di Desa Sibalago dan Sienjo, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Minggu, 23 Juni 2024.

“Update data sementara di lokasi banjir bandang, kurang lebih 462 warga dari dua desa terdampak di Kecamatan Toribulu, telah dievakuasi gabungan relawan dan menempati posko pengungsian,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Parimo, Amirudin, di Parigi, Minggu.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Toribulu Parimo, Satu Warga Meninggal Dunia

Menurutnya, warga Desa Sibalago yang menemati posko pengungsian sebanyak 124 Kepala Keluarga (KK), dengan jumlah jiwa 372 orang.

Dari jumlah tersebut, enam orang di antaranya bayi. Sementara warga Desa Sienjo yang mengungsi, sebanyak 30 KK, dengan jumlah jiwa 90 orang.

“Korban yang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang ini, bernama Andi Nurhayati berusia 70 tahun, merupakan warga Desa Sibalago,” ungkapnya.

Namun, berdasarkan data sementara total warga terdampak di Desa Sibalago, sebanyak 216 KK dengan jumlah jiwa 684 orang.

Saat ini, kata dia, kebutuhan mendesak di lokasi banjir bandang, yakni makanan siap saji, air bersih, popok bayi, susu formula, pakaian layak pakai, obat-obatan dan tenda pengungsi.

Baca Juga: Banjir Terjang Uevolo Parimo, Akses Jalan Trans Sulawesi Tertutup

Banjir bandang, juga mengakibatkan jembatan penghubung antara Desa Sibalago dan Sienjo terputus.

“Dua warga yang sebelumnya dinyatakan hilang, telah ditemukan dan kondisi selamat,” pungkasnya.