Disdikbud Banggai Gelar Workshop Penulisan Cerita Rakyat

BANGGAI, theopini.id Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menggelar Workshop Penulisan Cerita Rakyat, di Luwuk, Rabu, 21 Agustus 2024.

Kegiatan yang secara resmi dibuka Bupati Banggai H Amirudin ini, mengusung tema “Dengan Menulis Kita Lestarikan Nilai-Nilai Kearifan Lokal”.

Baca Juga: 16 Buku Karya Anak Parimo Dilaunching pada Momen Hardiknas

“Saya mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai yang telah menyelenggarakan acara Workshop ini,” ucap Bupati Amirudin, dalam sambutannya.

Workshop ini, dinilainya, sangat menarik, apalagi tentang penulisan cerita rakyat. Dia pun mengenang kembali, seorang anak yang membacakan cerita rakyat tentang Suku Andio.

“Itu sangat hebat, bukan hanya tulisan yang diangkat tetapi dia mencoba untuk menceritakan,” ujarnya.

Ia berharap workshop ini, akan mengangkat cerita-cerita rakyat yang lainnya di Kabupaten Banggai.

Sehingga, dapat bermanfaat bagi daerah, dan negara. Bahkan ke depan, Kabupaten Banggai dapat memiliki literatur cerita-cerita rakyat.

Pada kesempatan itu, Bupati Amirudin juga menyampaikan penyelenggaraan Pametan Pembangunan yang akan dilaksanakan Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai.

“Saya ingin nantinya, cerita-cerita rakyat ini bisa ditampilkan di Pameran Pembangunan itu,” imbuhnya.

Baca Juga: Cerita Mahasiswa yang Menoreh Prestasi Lewat Dongeng Sedekahnya

Workshop ini, menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah,  Asrif M Hum yang memberikan materi tentang menentukan alur dan struktur cerita-cerita rakyat serta kurasi karya cerita rakyat.

Selain itu, Jurnalis Kompas Jakarta, Moh Hilmi Faiq yang memberikan materi tentang tata cara penulisan cerita Rakyat yang baik serta menemukan ide dan gagasan.

Komentar