PALU, theopini.id – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Sulawesi Tengah menggelar Orientasi Anggota DPRD Kabupaten Poso dan Tojo Una-una (Touna) periode 2024-2029, di Palu, Senin, 9 September 2024.
“Anggota DPRD bersama Kepala Daerah menyelenggarakan urusan pemerintahan menurut asas otonomi, dan tugas pembantuan,” ungkap Kepala Biro Hukum Provinsi Sulawesi Tengah, Adiman, menyempaikan sambutan Gubernuer Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Banggai, Begini Harapan Bupati Amirudin
Hal itu, kata dia, dilaksanakan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem, dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.
Ia mengatakan, DPRD memiliki posisi penting dalam melaksanakan program pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, DPRD merupakan lembaga perwakilan rakyat daerah dengan berkedudukan sebagai mitra sejajar Kepala Daerah, dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Menurutnya, KPK telah merilis data statistik tindak pidana korupsi dari 2004 hingga 2023, yang menyebut terdapat 344 tersangka korupsi dari lembaga legislatif, DPR dan DPRD.
“Jangan sampai jumlah tersebut bertambah di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), juga menemukan sebanyak 1.000 orang lebih anggota DPR dan DPRD terindikasi terlibat judi online, dengan nilai transaksi mencapai ratusan miliar.
Bahkan, disinyalir lebih dari 63 ribu transaksi yang dilakukan. Olehnya, harus dijaga betul integritas, martabat dan citra diri masing-masing, selama menjadi anggota dewan.
Baca Juga: 40 Anggota DPRD Parimo Resmi Dilantik, Berikut Nama-namanya
Ia berharap agar DPRD selalu berpedoman kepada konstitusi dan perundang-undangan yang berlaku, dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
“Selain itu, tidak koruptif bahkan terjerat dalam tindak pidana lainnya,” pungkasnya.







Komentar