UNICEF Perkuat Pendampingan Konsultan Imunisasi di Parimo

PARIMO, theopini.idUNICEF Perwakilan Makassar, Sulawesi Selatan perkuat pendampingan teknis konsultan imunisasi di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), untuk menekan angka zero dose.

Penguatan pendampingan ini, dibahas dalam audiensi Konsultan Imunisasi Sulawesi Tengah, dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Zulfinasran A Tiangso, di Parigi, Rabu, 11 September 2024.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Pemberian Vaksin Polio di Jayapura

“Kami melakukan audensi dengan pemerintah daerah, untuk membahas program imunisasi yang akan dilaksanakan diwilayah Kabupaten Parimo,” ungkap Konsultan Imunisasi Sulawesi Tengah, Hermansyah.

Ia mengatakan, program imunisasi dilakukan sebagai bentuk pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Parimo, dengan tujuan menekan angka zero dose atau disebut anak dosis nol imunisasi tertinggi.

Tujuan lainya, untuk menunjang pendampingan teknis yang efektif terhadap program imunisasi di Kabupaten Parimo.

“Kedatangan kami, ingin menekan angka zero dose. Sekaligus memperkuat pendampingan teknis program ini dan melaksanakan inovasi menciptakan desa ramah imunisasi di Kabupaten Parimo,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Parimo, Zulfinasran A Tiangso berharap, hadirnya UNICEF di Kabupaten Parimo dapat menepis paradigma, khusus bagi para orang tua balita yang masih minim pemahaman terhadap pemberian imuniasi kepada anaknya.

“Harapannya anak usia balita bisa mendapatkan imunisasi yang lengkap dengan program ini,” imbuhnya.

Ia mengatakan, perlunya melakukan pendekatan secara positif dan memberi edukasi kepada masyarakat saat di lapangan, sehingga bisa memahami pentingnya imunisasi.

Sekda Zulfinasran menyebut, intervensi pemerintah bersama pihak UNICEF serta kolaborasi lintas sektoral secara menyeluruh dapat dilakukan, dengan menempatkan target serta indeks kepuasan pelayanan terhadap program imunisasi.

“Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi,” ujarnya.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Sulteng Gelar Kick Off PIN Polio 2024, Sasar 434.587 Anak

Ia juga mengingat jangkauan atau wilayah kerja yang begitu luas di Kabupaten Parimo, sebagai inovasi program pelayanan di tengah masyarakat.

“Maka peran OPD teknis sangat dibutuhkan untuk merumuskan suatu kebijakan dan langkah-langkah strategis untuk memperkuat suksesnya program ini,” pungkasnya.

Komentar