the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Angka Stunting Masih Berfluktuasi, Wabup Parimo Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor

the OPINIbythe OPINI
6 Juli 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
6 Juli 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Angka Stunting Masih Berfluktuasi, Wabup Parimo Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor

Wabup Parimo, H Abdul Sahid saat membuka Pendampingan Program Investing in INEY Fase yang dilaksanakan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu di Lantai II Kantor Bupati Parimo, Senin, 6 Juli 2026. (Foto: IST)

PARIMO, theopini.id – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Abdul Sahid menegaskan, percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

“Program ini, merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan dalam memperkuat intervensi percepatan penurunan stunting. Kami berharap seluruh pihak dapat bergerak bersama agar setiap anak di Parigi Moutong memperoleh haknya untuk tumbuh sehat dan berkembang secara optimal,” ujar Abdul Sahid saat membuka Pendampingan Program Investing in Nutrition and Early Years (INEY) Fase yang dilaksanakan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu di Lantai II Kantor Bupati Parimo, Senin, 6 Juli 2026.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu, yang terus mendampingi Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Menurutnya, kemitraan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan gizi bagi remaja putri, ibu hamil, bayi, balita, hingga kader Posyandu.

Baca Juga

Warga Taopa Resah soal Lahan Eks HGU, DPRD Parimo Minta Pemda Turun Tangan

Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

Irfain Minta Pemda Parimo Atensi Warga Salepai yang Diduga Terlantar Usai Hendak Jadi TKW

Ia menjelaskan, Program INEY merupakan kerja sama Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu, dengan Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan sejak 2024, yang didukung pendanaan Pemerintah Indonesia bersama Bank Dunia.

Program ini, berfokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatan dan gizi melalui berbagai intervensi, mulai dari pencegahan anemia pada remaja putri, pelayanan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi bayi dan balita, pemberian ASI eksklusif, MPASI sesuai standar, imunisasi lengkap, hingga penguatan kapasitas kader Posyandu.

Abdul Sahid mengatakan, stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi juga berdampak pada perkembangan otak, kemampuan belajar, kesehatan, dan produktivitas di masa depan.

Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sejak remaja, masa kehamilan, hingga 1.000 hari pertama kehidupan.

Ia juga memaparkan perkembangan prevalensi stunting di Kabupaten Parimo yang dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren relatif membaik, meski masih mengalami fluktuasi.

Angka stunting tercatat sebesar 10,9 persen pada 2021, turun menjadi 9,1 persen pada 2022, naik menjadi 9,8 persen pada 2023, kembali turun menjadi 8,7 persen pada 2024, dan berada di angka 9,3 persen pada 2025.

“Fluktuasi ini, menjadi pengingat bahwa kerja keras kita belum selesai. Dibutuhkan komitmen yang berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan agar angka stunting terus ditekan secara konsisten,” tegasnya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Program INEY Fase II, kegiatan diawali dengan analisis situasi dan advokasi lintas sektor, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan langsung kepada kelompok sasaran di Posyandu maupun tingkat keluarga.

Dalam program tersebut, Puskesmas Siniu dan Puskesmas Ampibabo ditetapkan sebagai wilayah percontohan (pilot project) di Kabupaten Parimo.

Wabup Sahid mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan generasi Parimo yang sehat, cerdas, berkualitas, dan bebas stunting.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Indah Nurrahma Safira

Tags: #AbdulSahid#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Usai Sukses Gelar Penas XVII, Gorontalo Terima Tambahan Bantuan Pertanian Rp53 Miliar

Next Post

Empat Tahun Mangkrak, Pemda Parimo Dorong SIKIM Kelapa Terpadu Kembali Beroperasi

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Gubernur Anwar Hafid Dorong Kampus Jadi Garda Depan Percepatan Eliminasi TB di Sulteng

Gubernur Anwar Hafid Dorong Kampus Jadi Garda Depan Percepatan Eliminasi TB di Sulteng

23 Agustus 2026
Atasi Ketimpangan Nakes, Parimo Usulkan Rumah Dinas dan Sistem Rolling

Atasi Ketimpangan Nakes, Parimo Usulkan Rumah Dinas dan Sistem Rolling

22 Agustus 2026
Wagub Reny Soroti Dampak HIV-AIDS terhadap Produktivitas dan Beban Pemerintah

Wagub Reny Soroti Dampak HIV-AIDS terhadap Produktivitas dan Beban Pemerintah

22 Agustus 2026
Perkuat Kesiapan Mental, Polda Sulteng Gelar Rikpsi dan Konseling di Polres Parimo

Perkuat Kesiapan Mental, Polda Sulteng Gelar Rikpsi dan Konseling di Polres Parimo

13 Agustus 2026
Ketua TP PKK Palu: Posyandu Kini Tak Hanya Layani Ibu dan Anak

Ketua TP PKK Palu: Posyandu Kini Tak Hanya Layani Ibu dan Anak

4 Agustus 2026
Polresta Banggai Perkuat Edukasi Nelayan dan Pedagang Ikan, Cegah Peredaran Devil Crab

Polresta Banggai Perkuat Edukasi Nelayan dan Pedagang Ikan, Cegah Peredaran Devil Crab

29 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

Warga Taopa Resah soal Lahan Eks HGU, DPRD Parimo Minta Pemda Turun Tangan

Warga Taopa Resah soal Lahan Eks HGU, DPRD Parimo Minta Pemda Turun Tangan

23 Agustus 2026
Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

23 Agustus 2026
Irfain Minta Pemda Parimo Atensi Warga Salepai yang Diduga Terlantar Usai Hendak Jadi TKW

Irfain Minta Pemda Parimo Atensi Warga Salepai yang Diduga Terlantar Usai Hendak Jadi TKW

23 Agustus 2026
WNA Disebut Akan Bebaskan 600 Hektare Lahan di Gio, Wabup Parimo Klaim Belum Tahu

WNA Disebut Akan Bebaskan 600 Hektare Lahan di Gio, Wabup Parimo Klaim Belum Tahu

23 Agustus 2026
Kekeringan Landa 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Lahan Terdampak

Kekeringan Landa 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Lahan Terdampak

23 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

257,7 Gram Sabu Disita dari Bandar Asal Sigi di Luwuk

257,7 Gram Sabu Disita dari Bandar Asal Sigi di Luwuk

22 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 37 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 40 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

17 Agustus 2026
24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

21 Agustus 2026
Arifin Dg Palalo Geram, Pandangan Umum Fraksi Gerindra Tak Dijawab Pemda Parimo

Arifin Dg Palalo Geram, Pandangan Umum Fraksi Gerindra Tak Dijawab Pemda Parimo

21 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In