PARIMO, theopini.id – Sejumlah warga mengeluhkan minimnya dokter spesialis di RSUD Moutong, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
Keluhan itu, disampaikan warga saat menghadiri kampanye dialogis pasangan calon bupati dan wakil bupati Nizar Rahmatu bersama Ardi Kadir, yang digelar di Desa Lambunu, Rabu, 2 Oktober 2024.
Baca Juga: Generator Oksigen Bernilai Miliaran di RSUD Moutong Tak Beroperasi
Menurut salah seorang warga Kecamatan Taopa, Riyan, saat ini yang dibutuhkan RSUD Moutong, ialah keberadaan dokter spesialis.
Ia mengaku, anggota keluarganya sempat tak dapat ditangani pihak RSUD Moutong, dan terpaksa harus dirujuk, karena tidak adanya dokter spesialis.
“Saat itu disampaikan ke saya, tidak ada dokter spesialis di sini,” ujarnya.
Menanggapi itu, calon Bupati nomor urut 3, Nizar Rahmatu mengatakan, jika mendapat kesempatan memimpin Kabupaten Parimo, RSUD Moutong akan dijadikan sebagai rumah sakit berstandar rujukan.
“Insyaallah, jika kami mendapatkan kesempatan, maka RSUD Moutong jadi rumah sakit rujukan adalah harga mati,” tegasnya.
Baca Juga: RSUD Buluye Napoae Moutong Kekurangan Persediaan Obat
Ia mengaku, sangat menyayangkan jika RSUD Moutong yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah sampai saat ini, justru harus mengeluarkan surat rujukan dengan alasan tidak adanya dokter spesialis.
“Jika pasangan Bersinar dipercayakan, insyaallah di masa kepemimpinan kami, kita datangkan dokter spesialis, kita adakan peralatan penunjang yang bisa membuat RSUD Moutong ini menjadi rujukan,” tukasnya.







Komentar