Hadiri Sosialisasi Kanker Serviks dan Pernikahan Dini, Begini Pesan Bupati Sigi

SIGI, theopini.id Bupati Sigi Mohamad Irwan menghadiri Sosialisasi Kanker Serviks dan Pernikahan Dini, yang diinisiasi Wanita Islam Alkhairat (WIA) di Desa Baliase, Kecamatan Marawola, Minggu, 17 November 2024.

“Saya memberikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada WIA Kabupaten Sigi yang telah melaksanakan kegiatan ini,” ucap Bupati Irwan.

Baca Juga: Skrining Kanker Serviks Modal Utama Tanggulangi Kematian Perempuan

Ia mengatakan, penanganan dan pencegahan pernikahan dini merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat.

Sebab, pernikahan dini memeliki dampak yang sangat buruk, baik sisi sosiologis maupun ekonomi dan kesehatan.

Olehnya, ia mengharapkan kerja sama seluruh pihak untuk gencar mensosialisasikan dampak pernikahan dini kepada masyarakat.

“Masyarakat harus terus diedukasi, tentang dampak yang ditimbulkan akibat pernikahan dini,” tukasnya.

Sementara itu, lanjutnya, penyakit kanker serviks merupakan tumor ganas di leher rahim yang dapat menyebabkan kematian, terutama jika tidak segera ditangani. 

Ia menjelaskan, gejala kanker serviks yang perlu diwaspadai, antara lain sering buang air kecil, sakit saat buang air kecil, tidak bisa menahan keinginan untuk buang air kecil.

“Kanker serviks dapat menyebar ke organ-organ lain di dalam tubuh dan menyerap organ-organ penting,” jelasnya.

Baca Juga: Sekda Zulfinasran Jelaskan Risiko Pernikahan Dini di Safari Ramadan

Pada kesempatan itu, Bupati Irwan juga mengingatkan kepada masyarakat agar dapat tetap menjaga keamanan, ketertiban serta mencegah dan menghindari sebagai bentuk kampanye hitam yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Sehingga, kita dapat bersama-sama menwujudkan Pilkada damai di Kabupaten Sigi,” pungkasnya.

Komentar