the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Hestiwati Ajak Masyarakat Hilangkan Stigma terhadap Penderita Kusta dan TBC

Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
26 Juli 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
26 Juli 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Hestiwati Ajak Masyarakat Hilangkan Stigma terhadap Penderita Kusta dan TBC

Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Parimo, Hj Hestiwati Nanga saat memberikan sambutan pada kegiatan Soft Launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan. (Foto: IST)

Baca Juga

Rumah Warga Ogomolos Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Polresta Banggai Tangkap Dua Pemuda, 36 Paket Sabu Disita

PARIMO, theopini.id – Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Hj. Hestiwati Nanga, mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap penderita kusta dan tuberkulosis (TBC).

Menurutnya, diskriminasi justru dapat menghambat upaya pengobatan dan penemuan kasus, padahal pasien yang menjalani pengobatan sesuai ketentuan memiliki risiko penularan yang jauh lebih rendah.

“Kalau ada masyarakat yang menderita kusta maupun TBC, tolong jangan dijauhi. Mereka yang sudah menjalani pengobatan sesuai anjuran tidak lagi menjadi sumber penularan seperti yang selama ini dikhawatirkan masyarakat,” ujar Hestiwati saat memberikan sambutan pada kegiatan Soft Launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, belum lama ini.

Ia mengatakan, keberhasilan penanganan penyakit menular tidak hanya bergantung pada pelayanan kesehatan, tetapi juga dukungan masyarakat untuk menghapus stigma terhadap para penyintas.

Menurutnya, rasa takut dan perlakuan diskriminatif sering kali membuat penderita enggan memeriksakan diri maupun melanjutkan pengobatan.

Ia juga mengungkapkan, Kabupaten Parimo menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait capaian penemuan kasus penyakit prioritas yang masih perlu ditingkatkan.

“Beberapa waktu lalu Kabupaten Parimo diundang dalam pertemuan bersama Kemenkes karena capaian penemuan kasus masih perlu ditingkatkan. Ini menjadi perhatian kita bersama agar kegiatan surveilans dan skrining semakin aktif,” katanya.

Selain menghilangkan stigma, Hestiwati meminta tenaga kesehatan memperkuat upaya deteksi dini melalui skrining serta meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Ia menyoroti masih rendahnya cakupan pelayanan hipertensi yang baru mencapai sekitar 27 persen. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih banyak sasaran yang belum terlayani secara optimal.

“Kalau implementasi Posyandu berjalan dengan baik, saya yakin capaian indikator kesehatan juga akan meningkat. Karena itu, petugas kesehatan bersama kader harus aktif menjangkau masyarakat, bukan hanya menunggu masyarakat datang ke Posyandu,” ujarnya.

Ia menilai peran kader Posyandu sangat strategis dalam mendukung upaya promotif dan preventif, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penyakit, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta menghilangkan stigma terhadap penderita penyakit menular.

Hestiwati menyebut, Kabupaten Parimo saat ini memiliki sekitar 4.700 kader Posyandu yang tersebar di 472 Posyandu. Menurutnya, jumlah tersebut menjadi modal besar untuk memperkuat edukasi kesehatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Kader adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Mereka yang paling dekat dengan warga sehingga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi sekaligus mendampingi masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan,” tuturnya.

Ia berharap kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, dan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini, sekaligus menghapus stigma terhadap penderita kusta maupun TBC, sehingga target penemuan kasus dan pengobatan di Kabupaten Parimo dapat tercapai.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #kemenkes#parigimoutong#PemdaParimo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Kontingen Parimo Borong Penghargaan di Adujak GenRe Sulteng 2026

Next Post

DKP Parimo Terapkan Mekanisme Baru Penyaluran Solar bagi Nelayan

Novita Ramadhan

Novita Ramadhan

Related Posts

RSUD Ainun Habibie Disiapkan Jadi Pusat Rujukan Kanker Indonesia Timur

RSUD Ainun Habibie Disiapkan Jadi Pusat Rujukan Kanker Indonesia Timur

11 September 2026
Alat Ukur dan Pergantian Kader Jadi Tantangan Pemantauan Balita di Parimo

Alat Ukur dan Pergantian Kader Jadi Tantangan Pemantauan Balita di Parimo

10 September 2026
57 Kasus TB Tercatat di Parigi Barat, Puskesmas Siapkan Screening Massal

57 Kasus TB Tercatat di Parigi Barat, Puskesmas Siapkan Screening Massal

9 September 2026
Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

9 September 2026
Dinkes Parimo Siapkan Strategi Baru Putus Rantai Penularan Tuberkulosis

Dinkes Parimo Siapkan Strategi Baru Putus Rantai Penularan Tuberkulosis

9 September 2026
Bupati Banggai Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Desa

Bupati Banggai Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Desa

4 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Rumah Warga Ogomolos Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Rumah Warga Ogomolos Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

11 September 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 166 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA

11 September 2026
661 Warga Bongohulawa Kesulitan Air, Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan

661 Warga Bongohulawa Kesulitan Air, Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan

11 September 2026
Antrean BBM Ganggu Pelayanan Publik, Pemkot Makassar Desak Pertamina Bergerak Cepat

Antrean BBM Ganggu Pelayanan Publik, Pemkot Makassar Desak Pertamina Bergerak Cepat

11 September 2026
Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

11 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

APBD Parimo 2027 Diproyeksi Turun, Bupati Parimo Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

APBD Parimo 2027 Diproyeksi Turun, Bupati Parimo Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

8 September 2026
Banjir Putuskan Akses Air, Warga Toboli Barat Dapat 360 Batang Pipa

Banjir Putuskan Akses Air, Warga Toboli Barat Dapat 360 Batang Pipa

5 September 2026
Polres Parimo Sita 155,1 Gram Sabu, 13 Tersangka Diamankan dalam Tiga Bulan

Polres Parimo Sita 155,1 Gram Sabu, 13 Tersangka Diamankan dalam Tiga Bulan

10 September 2026
Bupati Parimo Salurkan Bantuan Beras dan Perlengkapan Dapur untuk Korban Banjir Bandang Avolua

Bupati Parimo Salurkan Bantuan Beras dan Perlengkapan Dapur untuk Korban Banjir Avolua

5 September 2026
Bunda PAUD Parimo: Pendidikan Anak Dimulai dari Keluarga

Bunda PAUD Parimo: Pendidikan Anak Dimulai dari Keluarga

9 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d