Hadiri Peresmian Bantaya di Potoyo, Bupati Sigi; Upaya Melestarikan Budaya Lokal

SIGI, theopini.idBupati Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Mohamad Irwan menghadiri peresmian Bantaya (Rumah Adat) di Desa Potoya, Kecamatan Dolo.

Kegiatan ini, juga dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Desa Potoya, Kamis, 21 November 2024.

Baca Juga: Kementerian PUPR Tata Kawasan Wisata Rumah Adat Atakkae di Sulsel

“Pembangunan rumah adat atau Bantaya sangat penting dilakukan, sebagai bagian dari upaya melestarikan kebudayaan lokal,” kata Bupati Irwan, dalam sambutannya.

Ia mengatakan, pembangunan rumah adat sebagai tempat berkumpulnya masyarakat untuk menyelesaikan berbagai perselisihan secara adat.

BACA JUGA:  Polisi Amankan Pengemudi yang Kabur Usai Tabrak Bocah 6 Tahun di Banggai

Rumah adat, menurutnya, bukan hanya sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai lembaga non-formal yang memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan antar warga.

Dalam kesempatan itu, Irwan juga memaparkan berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi, baik dalam rangka pemulihan pascagempa maupun pembangunan sektor lain.

“Di antaranya, program percepatan pembangunan pascagempa yang terus dilaksanakan untuk memperbaiki infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia pun menyampaikan dua program unggulan di bidang kesehatan dan tenaga kerja, yaitu satu dokter satu kecamatan.

BACA JUGA:  BPP Dolo Gelar Bimtek dan Serahkan Bantuan Alsintan

Tujuannya, untuk memastikan setiap kecamatan di Kabupaten Sigi, memiliki fasilitas kesehatan yang memadai dengan kehadiran dokter.

Baca Juga: Tiba di Parimo, Pj Bupati Richard Arnaldo Disambut Prosesi Adat Nipoisaka

Kemudian, program Cover BPJS Ketenagakerjaan yang kini juga melibatkan lembaga adat, dalam menjamin perlindungan sosial bagi para pelaku adat.

“Program-program ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh elemen masyarakat, termasuk para lembaga adat, mendapatkan perhatian yang layak dalam berbagai aspek kehidupan,” jelasnya.

Komentar