PARIMO, theopini.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menuntaskan program Pasar Murah, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pelaksanaan Pasar Sembako Murah berkerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi, menjadi titik terakhir program tersebut.
Baca Juga: Kejati Gandeng Disperindag Sulteng Gelar Pasar Murah
“Pasar Murah bersama Kejari ini, merupakan kegiatan terakhir yang kita lakukan menjelang Nataru,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Parimo, Yamin, di Parigi, Selasa, 24 Desember 2024.
Program Pasar Murah ini, kata dia, dimulai sejak 9 Desember 2024 dan telah dilaksanakan di kecamatan yang memiliki populasi umat Kristen cukup besar.
Di antaranya, Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan, Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kelurahan Maesa Kecamatan Parigi serta Desa Lemusa, Kecamatan Parigi Selatan, dan Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat.
Ia mengatakan, program ini bertujuan agar kebutuhan pokok dengan harga murah bisa menyentuh masyarakat yang akan merayakan natal dan tahun baru.
“Selain Kejari Parimo, beberapa minggu lalu kita melakukannya bersama dengan Polres Parimo,” ujarnya.
Di titik terakhir program Pasar Murah ini, pihaknya menyiapkan sebanyak 357 paket sembako, dalam kurun waktu satu jam habis terjual.
Baca Juga: Kejari Parimo Gandeng Pemda Gelar Pasar Murah di Bulan Ramadan
Dalam setiap paket sembako seharga Rp117 ribu ini, masyarakat sudah bisa memenuhi kebutuhan beras sebanyak 5 Kg, satu rak telur, 1 liter minyak goreng dan 1 Kg gula pasir.
“Dengan antusias masyarakat yang begitu tinggi. Sesuai arahan Kajari Parimo, program serupa akan terus dilaksanakan setiap tahun saat menjelang perayaan hari keagamaan.







Komentar