PARIMO, theopini.id – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisKopUKM) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah merekomendasikan lima koperasi pangan berpotensi menjadi penyangga pangan di Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).
“Sebenarnya, kita usulkan dua. Namun dengan potensi yang banyak, kita tambah menjadi lima koperasi” ungkap Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi, Zulkarnain di Parigi, Jum’at, 24 Januari 2025.
Baca Juga: Wagub Ma’mun Ajak INKINDO Kolaborasi Dukung Sulteng Jadi Penyangga IKN
Menurutnya, rekomendasi ini atas permintaan Pemerintah Porvinsi Sulawesi Tengah berkerja sama dengan Pemerintah Kaltim, untuk memenuhi kebutuhan IKN.
Kelima koperasi ini, direkomendasi karena telah sesuai dengan kriteria Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, meliputi keaktifannya melaksanakan Rapat Anggota Tetap (RAT) dan menjalankan usaha.
“Maka sesuai peraturan, koperasi yang aktif seperti itu wajib dipromosikan DisKopUKM,” imbuhnya.
Salah satu koperasi yang direkomendasikan, yakni Bhakti Mandiri di Kecamatan Sausu. Para pengurusnya, juga telah berkunjung ke IKN dan bertemu dengan Pemerintah Kaltim, membahas potensi kerja sama.
Ke depan, kelima koperasi yang digagas sebagi induk informasi kebutuhan IKN ini, akan mengakomodir berbagai komoditas pangan, buah, serta barang lainnya dari para pengusaha.
“Pemberdayaannya ada di koperasi, jika ada pengusaha yang ingin mengirim, disuplai saja ke koperasi itu,” terangnya.
Baca Juga: 30 Koperasi Mendadak Terbentuk di Tiga Desa di Parimo
Rencananya, DisKopUKM Sulawesi Tengah akan kembali membawa pengurus kelima koperasi ke IKN, bertemu pemerintah Kaltim, mebahas bentuk dan desain kerja samanya.







Komentar