Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

PALU, theopini.idGubernur H Anwar Hafid menekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan visi pembangunan Sulawesi Tengah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) ini, adalah momentum strategis untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun arah pembangunan Sulawesi Tengah,” ujar Anwar Hafid saat menghadiri Musrenbang RKPD 2026 di Palu, Senin, 14 April 2025.

Baca Juga: Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis Pada Momen HUT ke 61 Sulteng

Ia memaparkan sembilan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk penghapusan kemiskinan ekstrem, program Nambaso untuk mengatasi anak putus sekolah, serta layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP.

“Dengan sembilan program BERANI yang telah kami rancang, kami fokus menciptakan pembangunan yang merata dan berdampak langsung pada masyarakat,” tukasnya.

Melalui Musrenbang RKPD 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meneguhkan komitmennya dalam menciptakan perencanaan pembangunan yang responsif, partisipatif, dan berbasis data.

Hal ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya kolektif untuk menjadikan Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia mendorong efisiensi anggaran, penguatan tata kelola pemerintahan, serta percepatan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Momen HUT 61 Sulteng Pemda Banggai Terima Penghargaan UHC Kategori Pratama

“Penurunan kemiskinan harus dimulai dari desa, dengan memperkuat data dan kolaborasi antar sektor. Pemerintah harus sejalan dengan arah kebijakan Presiden agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan efisien,” pungkasnya.

Komentar