the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

Mendagri: Reformasi Polri Harus Dimulai dari Pengawasan Internal yang Kuat

the OPINIbythe OPINI
16 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
16 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
Mendagri: Reformasi Polri Harus Dimulai dari Pengawasan Internal yang Kuat

Mendagri Muhammad Tito Karnavian, saat membuka Rapat Rakorwas Kompolnas bersama Polri Tahun 2025 di Jakarta, Rabu, 16 Juli 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

Empat Tahun Diusut, Polres Parimo Belum Berhasil Tangkap DPO Korupsi Dana JKN Rp1 Miliar

Mendagri: Gerakan Pelayanan Publik Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Seremonial

JAKARTA, theopini.id — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan bahwa reformasi kelembagaan Polri harus dimulai dari penguatan sistem pengawasan internal.

Ia menyebut, pengawasan yang efektif dari dalam institusi akan menjadi fondasi utama dalam membangun kembali kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Baca Juga: Kemendagri Soroti Lemahnya Respons Daerah Hadapi Lonjakan Harga Pangan

“Sebetulnya pengawasan yang terbaik adalah pengawasan internal, yang terbaik. Karena kalau pengawasan internalnya bagus, maka otomatis kepercayaan publik akan tinggi. Karena dianggap satu lembaga bisa mengawasi diri sendiri,” kata Tito saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bersama Polri Tahun 2025 di Jakarta, Rabu, 16 Juli 2025.

Sebagai Wakil Ketua Kompolnas, ia mendorong agar pengawasan di tubuh Polri tidak bersifat pasif atau sekadar menunggu laporan masyarakat, melainkan bersifat proaktif dan sistematis.

Ia menilai, pendekatan pengawasan seperti itu akan lebih efektif dalam mencegah pelanggaran dan mendorong perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan publik.

“Penting untuk melakukan respons cepat supaya permasalahan tidak berlarut-larut. Namun juga lebih dari itu, perlu langkah-langkah proaktif untuk mencegah pelanggaran anggota dan meningkatkan pelayanan kepada publik lebih baik,” tegasnya.

Dalam paparannya, Tito menyebut bahwa pengawasan terhadap Polri bukanlah tugas yang mudah, mengingat institusi ini merupakan kepolisian nasional terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok.

Ia menambahkan, tantangan bertambah berat karena Polri bekerja di negara kepulauan terbesar dunia dengan sistem demokrasi terbesar ketiga setelah India dan Amerika Serikat.

“Kita sadari bahwa memang tugas yang tidak mudah untuk mengawasi Polri. Karena Polri ini adalah lembaga kepolisian nasional nomor dua terbesar di dunia dan menjalankan fungsi kepolisian di negara demokrasi nomor tiga di dunia setelah India dan Amerika Serikat,” ungkapnya.

Menurutnya, perbedaan geografis Indonesia dengan negara-negara besar lainnya juga menjadi tantangan tersendiri.

Jika negara seperti India dan Amerika Serikat adalah negara daratan, maka Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi hambatan mobilitas dan koordinasi yang lebih rumit dalam pelaksanaan fungsi kepolisian.

Lebih lanjut, Tito juga mendorong Kompolnas untuk lebih banyak melakukan kunjungan lapangan ke Satuan Kerja (Satker) dan Polda di seluruh Indonesia guna mencocokkan program dengan pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga: Kerajinan Tangan Jadi Motor UMKM, Mendagri: Jangan Anggap Remeh!

Hal ini, dinilai penting untuk mengevaluasi langsung kinerja, pelayanan, dan akuntabilitas satuan kepolisian.

“Dengan koordinasi kepada Pimpinan Polri, sebaiknya satker-satker yang ada di Mabes Polri dan Polda-Polda diundang dan didatangi untuk diskusi dan dialog. Mereka memaparkan strategi kebijakan mereka, termasuk key performance index-nya. Dialog seperti ini akan meminimalisir pelanggaran dan mendorong budaya profesional di tubuh kepolisian,” jelasnya

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #MabesPolri#Mendagri#MuhammadTitoKarnavian#Polri
ShareSendTweet
Previous Post

Wali Kota Makassar Perketat Pengawasan, Ancaman Tegas untuk Pelanggaran Keuangan

Next Post

Job Fair 2025 Buka 999 Lowongan, Bupati Banggai Dorong Perusahaan Serap Tenaga Lokal

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

25 Agustus 2026
Mendes Yandri Laporkan Kolaborasi Teranyar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Mendes Yandri Laporkan Kolaborasi Teranyar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

21 Agustus 2026
Tim Patriot Kementrans dan UNAIR Siapkan Pendampingan Pengolahan Limbah Ikan di Parimo

Tim Patriot Kementrans dan UNAIR Siapkan Pendampingan Pengolahan Limbah Ikan di Parimo

31 Juli 2026
Kemeterian ATR: Data Pertanakan Akurat Perkuat Kebijakan dan Pendapatan Daerah

Kemeterian ATR: Data Pertanakan Akurat Perkuat Kebijakan dan Pendapatan Daerah

30 Juli 2026
Mendagri: Gerakan Pelayanan Publik Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Seremonial

Mendagri: Gerakan Pelayanan Publik Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Seremonial

24 Juli 2026
Mendes PDT Tegaskan Komitmen Wujudkan Desa Bersinar pada Peringatan HANI 2026

Mendes PDT Tegaskan Komitmen Wujudkan Desa Bersinar pada Peringatan HANI 2026

23 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

29 Agustus 2026
Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

29 Agustus 2026
Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

29 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

29 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kompol Frangky Dimutasi, Jabatan Wakapolresta Banggai Belum Terisi

Kompol Frangky Dimutasi, Jabatan Wakapolresta Banggai Belum Terisi

25 Agustus 2026
Hadiri Ngaben Massal di Mepanga, Bupati Erwin Tekankan Nilai Gotong Royong

Hadiri Ngaben Massal di Mepanga, Bupati Erwin Tekankan Nilai Gotong Royong

29 Agustus 2026
Hari Kedua Pascabanjir Avolua, BPBD Parimo Fokus Bersihkan Rumah Warga dan Pulihkan Air Bersih

Hari Kedua Pascabanjir Avolua, BPBD Parimo Fokus Bersihkan Rumah Warga dan Pulihkan Air Bersih

27 Agustus 2026
Kejari Parimo Kedepankan Pendekatan Humanis Tangani Anak, 142 SPDP Masuk Sejak Januari 2026

Kejari Parimo Kedepankan Pendekatan Humanis Tangani Anak, 142 SPDP Masuk Sejak Januari 2026

28 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 52 km TimurLaut LABUANBAJO-NTT

27 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d