JAKARTA, theopini.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk menanggulangi ancaman banjir dan memperkuat ketahanan air baku serta irigasi pertanian di wilayah tersebut.
Bendungan yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, dirancang untuk mereduksi debit banjir Sungai Jenelata dari 1.800 meter kubik per detik menjadi 686 meter kubik per detik. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2028 dengan progres fisik per Juli 2025 mencapai 13,9 persen.
Baca Juga: Kurangi Resiko Banjir, Kementerian PU Kebut Perbaikan Tiga Sungai di Palu
“Fungsi utama bendungan ini adalah menahan luapan Sungai Jenelata yang selama ini jadi ancaman banjir di Kota Makassar. Ini akan membantu kinerja Bendungan Bili-Bili yang sudah mulai tidak memadai,” ujar Menteri PU, Dody Hanggodo, di Jakarta Kamis, 25 Juli 2025.
Selain untuk pengendalian banjir, bendungan dengan kapasitas tampung 223,6 juta meter kubik ini juga akan menyuplai air baku sebesar 6,05 meter kubik per detik untuk kebutuhan domestik, industri, dan pertanian di Gowa dan Takalar.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Heriantono Waluyadi, mengatakan bendungan juga dirancang mendukung irigasi teknis untuk lahan pertanian seluas 25.783 hektare melalui Daerah Irigasi Bili-bili, Bissua, dan Kampili.
“Dengan sistem irigasi ini, indeks pertanaman diproyeksikan bisa meningkat hingga 300 persen. Selain itu, bendungan juga punya potensi dikembangkan sebagai PLTA 7 megawatt dan kawasan wisata air,” kata Heriantono.
Baca Juga: Kualitas Jadi Prioritas, Kementerian PU Pastikan Renovasi Sekolah Rakyat Tak Asal Jadi
Bendungan Jenelata dibangun dengan anggaran Rp4,15 triliun melalui skema pembiayaan gabungan, terdiri dari 15 persen dana APBN dan 85 persen pinjaman dari Export Import Bank of China (CEXIM Bank).
Proyek ini juga masuk dalam prioritas Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR untuk penyelesaian 15 bendungan ongoing pada tahun anggaran 2026, sejalan dengan visi pemerintah mencapai swasembada pangan dan memperkuat ketahanan air nasional.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar